Belajar Menurut Pandangan Teori Gestalt

teori belajar

Belajar Menurut Pandangan Teori Gestalt adalah proses mengembangkan insight. Insight adalah pemahaman terhadap hubungan antar bagian dalam suatu situasi permasalahan dan menganggap bahwa Insight adalah inti dari pembentukan tingkah laku.

Insight yang merupakan inti dari belajar menurut teori gestalt, memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Kemampuan Insight seseorang tergantung kepada kemampuan dasar orang, sedangkan kemampuan dasar itu tergantung kepada usia dan posisi yang bersangkutan dalam kelompok (spesiesnya).
  • Insight dipengaruhi atau tergantung kepada pengalaman masa lalunya yang relevan.
  • Insight tergantung kepada pengaturan dan penyediaan lingkungannya.
  • Pengertian merupakan inti dari insight. Melalui pengertian individu akan dapat memecahkan persoalan. Pengertian itulah yang dapat menjadi kendaraan dalam memecahkan persoalan lain pada situasi yang berlainan.
  • Apabila insight telah di peroleh,maka dapat digunakan untuk menghadapi persoalan dalam situasi lain.

Belajar Menurut Pandangan Teori Gestalt

Untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang belajar Gestalt, dapat disajikan beberapa prinsip penerapannya.

a. Belajar itu Berdasarkan Keseluruhan

      Teori Gestalt menganggap bahwa justru keseluruhan itu lebih memiliki makna dari bagian-bagian. Bagian-bagian hanya berarti apabila ada dalam keseluruhan. Makna dari prinsip ini adalah pembelajaran itu bukanlah berangkat dari fakta-fakta, akan tetapi mesti berangkat dari suatu masalah. Dari masalah itu siswa dapat mempelajari fakta.

b. Anak yang Belajar Merupakan keseluruhan

      Prinsip ini mengandung pengertian bahwa membelajarkan anak itu bukanlah hanya mengembangkan intelektual saja, akan tetapi mengembangkan pribadi anak seutuhnya. Apa artinya kemampuan intelektual manakala tidak diikuti sikap yang baik atau tidak diikuti oleh pengembangan seluruh potensi yang ada dalam diri anak. Oleh karenanya mengajar itu bukanlah menunpuk memori anak dengan fakta-fakta yang lepas-lepas.akan tetapi mengembangkan keseluruhan potensi yang ada dalam diri anak.

c. Belajar Berkat ”Insight”

      Telah dijelaskan bahwa Insight adalah pemahaman terhadap hubungan antar bagian didalam suatu situasi permasalahan. Dengan demikian, maka belajar itu akan terjadi manakala dihadapkan kepada suatu persoalan yang harus dipecahkan. Belajar bukanlah menghafal fakta. Melalui persoalan yang dihadapi itu anak akan mendapat insight yang sangat berguna untuk menghadapi setiap problema.

d. Belajar Berdasarkan Pengalaman

      Pengalaman adalah kejadian yang dapat memberikan arti dan makna kehidupan setiap perilaku individu. Belajar adalah melakukan re-organisasi pengalaman-pengalaman masa lalu yang secara terus menerus disempurnakan.

Artikel Pendidikan

 


Tag artikel: ,
Kategori: Pembelajaran
5 komentar » Belajar Menurut Pandangan Teori Gestalt
  1. herwani mengatakan:

    Menurut teori Gestalt ini pengamatan manusia pada awalnya bersifat global terhadap objek-objek yang dapat dilihat, karena itu belajar harus dimulai dari keseluruhan, baru kemudian diproses pada bagian-bagian tertentu. Pengamatan artinya menerima, menafsirkan dan memberi arti rangsangan yang masuk melalui indra-indra seperti mata dan telinga. Gestalt dalam bahasa Jerman artinya Whole Configuration atau bentuk yang utuh, pola, kesatuan, dan keseluruhan lebih dari bagian-bagian. Menurut Gestalt semua kegiatan belajar menggunakan insight.

  2. herwani mengatakan:

    Gestalt dalam bahasa Jerman, berarti “Whole Configuration” atau bentuk yang utuh, pola kesatuan, dan keseluruhan lebih dari bagian-bagian. Dalam belajar, siswa harus mampu menangkap makna dari hubungan antara bagianyang satu dengan yang lainnya. Pemaknaan makna dari hubungan inilah yang disebut memahami, mengerti atau insight. Menurut pandangan Gestalt, semua kegiatan belajar menggnakan insight atau pemahaman mendadak terhadap hubungan-hubungan, tertentu antara bagian dan keseluruhan. Jadi secara kesimpulan belajar melalui pengamatan yang diproses melalui alat panca indra seperti mata dan telinga.

  3. Anjasmoro mengatakan:

    Teori Gestalt menganggap bahwa justru keseluruhan itu lebih memiliki makna dari bagian-bagian. Bagian-bagian hanya berarti apabila ada dalam keseluruhan. Makna dari prinsip ini adalah pembelajaran itu bukanlah berangkat dari fakta-fakta, akan tetapi mesti berangkat dari suatu masalah. Dari masalah itu siswa dapat mempelajari fakta. Wah thx bagus sekali …

  4. nina mengatakan:

    thnx so much…blog ne ngbntu bgt…
    tp nina kurang faham apa perbedaan antara teori gestalt dngn teori brownell?
    thnx b4 bt jwbnnya….d tunggu y

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

SEKILAS INFO !
Artikel Terbaru
Recommend us on Google!

Info



Spam