HIT Obat Nyamuk Andalan Godrej Indonesia

Godrej adalah sebuah perusahaan internasional yang memproduksi berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari ini berpusat di India. Pada tahun 2010 Godrej telah melakukan akuisisi PT Megasari Makmur Group produsen produk rumah tangga dan perawatan yang memiliki produk unggulan yaitu HIT obat nyamuk, pengharum ruangan Stella, dan pembersih Mitu.

Ketiga produk ini masih menjadi produk unggulan Godrej Indonesia dan bahkan telah investasi hampir USD 100 juta untuk membangun fasilitas pabrik mutakhir seluas 30.000 meter persegi di Gunung Putri untuk memproduksi Hit obat nyamuk dan Mitu tisu basah. Rencananya pada tahun 2017 Godrej Indonesia akan membangun pabrik baru di Surabaya untuk memproduksi tiga produk utamanya dan produk rumah tangga lainnya  untuk meningkatkan volume produksinya.

Pertumbuhan Godrej Indonesia sebesar 10%-20% pada 2015 telah berhasil menyumbang pendapatan sebesar 30% di pasar internasional, tidak termasuk India, oleh karena itu akan menargetkan menjadi nomor tiga di kelasnya dengan mengandalkan tiga produk yaitu HIT, Mitu dan Stela yang saat ini masih ada di posisi kelima di sektor produk konsumen.

Untuk HIT obat nyamuk masih menjadi salah satu produk andalan dikarenakan Indonesia merupakan wilayah dengan iklim tropis dimana kehidupan nyamuk dapat berkembang biak dengan baik. Keberadaan nyamuk ini dapat mengancam penduduk Indonesia akibat gigitan nyamuk yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit bahkan menjadi salah satu penyakit mematikan seperti demam berdarah atau malaria.

hit obat nyamuk dari Godrej Indonesia

Presdir PT Megasari Makmur (Godrej Indonesia), Naveen Gupta (kanan) menjelaskan berbagai produk consumer goods di pasaran Indonesia kepada Duta Besar India untuk Indonesia, Gurjit Singh (kiri), Executive Director Godrej Consumer Products Ltd (GCPL), Nisaba Godrej (kedua kiri), dan Managing Director GCPL, Vivek Gambhir dalam acara peresmian kantor baru Godrej Indonesia, di Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (sumber:http://www.tribunnews.com/)


Artikel lain yang perlu dibaca :

ADD YOUR COMMENT