Kecerdasan Visual Anak

Kecerdasan Visual merupakan salah satu dari berbagai kecerdasan yang dimiliki setiap manusia seperti halnya kecerdasan bahasa, logika, musikal, olah tubuh, pengendalian diri, pengenalan orang lain dan naturalis. Perkembangan berbagai kecerdasan itu tidaklah sama cepatnya namun kecerdasan tersebut dapat bekerja sekaligus. Kecerdasan visual adalah kemampuan seseorang untuk memvisualisasikan dunia secara tepat dan membayangkan kembali pengalamannya.

Dalam konteks pendidikan kemampuan seseorang untuk menggambarkan melalui imajinasinya merupakan salah satu ciri kecerdasan visual. Di sisi lain, sistem kurikulum sekolah menitikberatkan pada informasi verbal, hal ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kritis siswa.

Kecerdasan Visual Anak

Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh orang tua dan guru untuk melihat perkembangan kemampuan kecerdasan visual seorang anak, diantaranya adalah:

  • Kesanggupan membayangkan sesuatu dengan jelas dan detail. Dalam benak anak kejadian tergambar detail dan realitis (bukan mengada-ada). Anak dengan kecerdasan visual yang menonjol akan merasa melihat walau dengan mata tertutup.
  • Mewujudkan pikirannya dalam bentuk gambar. Anak dengan kecerdasan visual akan menerima informasi yang didapatkan diwujudkan dalam bentuk gambar.
  • Memiliki kepekaan terhadap warna. Pada bebrapa anak gradasi warna bisa ditangkap sejak dini. Kepekaan ini menunjukkan adanya kecerdasaan visual yang berkembang baik.
  • Melakukan coret mencoret dan membuat ilustrasi sendiri di bukunya. Melalui coretannya tampak anak memiliki kemampuan lebih untuk memvisualisasikan pengalamannya.
  • Menyenangi permainan puzzle. Puzzle adalah salah satu permainan yang membutuhkan kecerdasan visual. Anak dituntut untuk membayangkan gambar secara utuh dari potongan-potongan gambar  yang kemudian dirangkai kembali.

Meningkatkan Kecerdasan Visual Anak

Mungkin banyak orang tua bahkan beberapa guru sekalipun kurang menyadari bahwa informasi visual secara bertubi-tubi lebih banyak didapat dibandingkan informasi verbal. Informasi visual tersebut bisa menyesatkan apabila anak tidak dibiasakan secara kritis untuk menimbang seluruh pengalaman visualnya melalui pengembangan kecerdasan visual anak.

Setiap hari, anak disuguhi informasi yang begitu cepat dari media cetak dan elektronik. Mulai sinetron sampai iklan. Orang tua termasuk guru seharusnya mampu menjelaskan tentang kesemuanya ini. Kejadian tersebut merupakan proses peningkatan kecerdasan visual anak yang perlu diperhatikan dalam kegiatan sehari-hari. Pengembangan kecerdasan visual anak tidak terlepas dari kemampuan untuk melihat secara kritis. Intinya, melihat secara ktitis merupakan salah satu kata kunci yang perlu dibiasakan pada anak agar kemampuan kecerdasan visual anak dapat meningkat serta berpikir kearah positif.

Manusia dikaruniai berbagai kecerdasan yang dirangsang oleh berbagai pengalaman indera, intuisi, maupun penjelajahan pikiran. Berbagai hal bisa dilihat, didengar, disentuh, dibaca, dibau oleh manusia akan mempengaruhi kecerdasan tersebut, termasuk kecerdasan visual.

 

Lentera Kecil

 

Comments
  1. Sudah seharusnya kita memperhatikan perkembangan kecerdasan anak sejak usia dini,, tentunya bukan hanya dengan memperhatikan kecerdasan visualnya saja tapi juga kecerdasannya dalam mengelola informasi yang di dengar….

    artikelnya sangat bermanfaat…:-)

  2. mungkin sebaiknya, anak jangan terus2an dihahapkan dengan TV ya, hehe.

    • pintar-pintar Ortu mengatur jadwal atau kalau perlu didampingi saja

ADD YOUR COMMENT