Metode Penugasan

pendidikan sekolahArtikel Pendidikan Metode Penugasan

Metode Penugasan / pemberian tugas adalah cara dalam proses belajar mengajar dengan   jalan   memberi   tugas   kepada   siswa. Tugas-tugas   itu dapat  berupa mengikhtisarkan karangan, (dari   surat   kabar,  majalah   atau  buku   bacaan) membuat kliping, mengumpulkan gambar, perangko, dan dapat pula menyusun karangan. Metode   pemberian   tugas,   dianjurkan   antara   lain   untuk mendukung  metode   ceramah,   inkuiri,   VCT.   Penggunaan metode ini memerlukan pemberian tugas dengan baik, baik ruang   lingkup  maupun   bahannya.   Pelaksanaannya   dapat diberikan secara individual maupun kelompok.

Dalam  proses   pembelajaran, siswa   hendaknya   didorong untuk   melakukan   kegiatan   yang   dapat   menumbuhkan proses kegiatan kreatif. Oleh karena itu metode pemberian tugas   dapat   dipergunakan   untuk   mendukung   metode  pembelajaran yang lain.

Penggunaan metode pemberian tugas bertujuan:

1. menumbuhkan proses pembelajaran yang eksploratif

2. mendorong perilaku kreatif

3. membiasakan berpikir komprehensif

4. memupuk kemandirian dalam proses pembelajaran

 Metode pemberian tugas yang digunakan secara tepat dan terencana dapat bermanfaat untuk:

1. menumbuhkan kebiasaan belajar secara mandiri dalam lingkungan bersama (kolektif) maupun sendiri

2. melatih   cara  mencari   informasi secara  langsung  dari sumber  belajar   yang   terdapat  di   lingkungan  sekolah,     rumah dan masyarakat

3. menumbuhkan   suasana   pembelajaran   yang  menggairahkan (rekreatif)

Kelebihan metode penugasan adalah:

- Hasil pelajaran lebih tahan lama dan membekas dalam ingatan siswa.

- Siswa belajar dan mengembangkan inisiatif dan sikap mandiri.

- Memberikan kebiasaan untuk disiplin dan giat belajar.

- Dapat mempraktekkan hasil-hasil teori dalam kehidupan yang  nyata.

- Dapat memperdalam pengetahuan siswa dalam spesialisasi tertentu.

Kekurangan metode penugasan adalah:

- Siswa dapat melalukan penipuan terhadap tugas yang diberikan.

(Dikerjakan oleh orang lain atau menjiplak karya orang lain).

- Bila tugas diberikan terlalu banyak, maka siswa dapat mengalami

kejenuhan sehingga mengganggu ketenangan batin siswa.

- Sulit memberikan tugas yang dapat memenuhi sifat perbedaan

individunya dan minat dari masing-masing siswa.

- Pemberian tugas cenderung memakan waktu da tenaga serta biaya yang

cukup berarti.

Oleh karena itu, metode penugasan tidak lepas dari kekurangan dan kelemahan. Maka guru perlu memperhatikan saran-saran pelaksanaan, sebagai berikut:

- Merencanakan pemberian tugas secara matang.

- Tugas yang diberikan hendaknya didasarkan pada minat dan kemampuan  siswa.

-Tugas yang diberikan berkaitan dengan materi pelajaran yang telah diberikan.

- Jenis tugas yang diberikan hendaknya telah dimengerti betul oleh  siswa agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

- Jika tugas yang diberikan bersifat tugas kelompok, maka pembagian  tugas (materi tugas) harus diarahkan, termasuk batas waktu

penyelesaiannya.

- Guru dapat membantu menyediakan alat dan sarana yang diperlukan  dalam pemberian tugas.

- Tugas yang diberikan dapat merangsang perhatian siswa dan realistis.

- Hasil tugas siswa dinilai oleh guru.

 

Sekolah sarana memperoleh ilmu – Lentera kecil


Tag artikel: ,
Kategori: Pembelajaran
1 komentar » Metode Penugasan
  1. wahib mengatakan:

    maksih lentera kecil ……, artikelmu sangat mbantu aku dalam menyelesaikan tugas disekul,

    jangan keberatan ya…. bila aku minta bantuan yan lain . salaaaam

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

SEKILAS INFO !
Artikel Terbaru
Komentar Terakhir
Recommend us on Google!

Info



Spam