Pemahaman dan Pengertian Keyword

Banyak orang belum tahu dalam pemahaman dan pengertian keyword/kata kunci  seperti halnya saya dulu. Ketika belajar tentang SEO akhirnya saya sedikit tahu pemahaman dan pengertian Keyword/kata kunci, walaupun saat ini masih terus dan terus belajar tentang SEO yang ternyata banyak faktor yang mempengaruhinya. Saya fokuskan dalam pembahasan ini pemahaman dan pengertian keyword/kata kunci dalam mesin pencari bukan optimasi SEO serta saya anggap website atau artikel telah terindeks oleh mesin pencari.

Banyak yang beranggapan tag, label, kategori, judul, kata-kata/frase di artikel sudah merupakan keyword. Anggapan ini perlu diluruskan, kurang tepat, perlu pemahaman lebih lanjut.

Keyword/kata kunci sebenarnya adalah kata-kata/frase/kalimat yang digunakan oleh pengunjung internet dalam mesin pencari untuk menemukan tujuannya.

Sedangkan  pada website atau artikel hanya merupakan kumpulan kata atau kalimat, itu saja tidak lebih. Akan tetapi kumpulan kata atau kalimat tersebut nantinya akan ditelusuri (crawl) oleh mesin pencari untuk dimasukkan ke dalam database mesin pencari (diindeks). Apabila terjadi kecocokan antara database mesin pencari dengan keyword yang ditulis pengunjung internet ke dalam mesin pencari, hasil pencarian berdasar keyword akan ditampilkan.

Keyword/kata kunci berada dalam sisi pengunjung

Kita telah membuat sebuah artikel yang sangat bagus dan menarik, apakah artikel tersebut tampil di halaman hasil pencarian? Bisa ya, bisa tidak, tergantung pengunjung internet. Apakah kita mengetahui keyword/kata kunci  apa yang ditulis oleh pengunjung internet di mesin pencari? Kita hanya bisa memprediksi kemungkinan-kemungkinan kata kunci apa yang akan ditulis pengunjung internet. Perilaku penggunaan internet tidaklah sama dalam menuliskan keyword dan kita tidak bisa memaksa (kecuali kontes SEO).

Misalkan seseorang akan mencari artikel “cara membuat karya penelitian” mungkin akan ditulis keyword di mesin pencari: artikel pendidikan, artikel, cara membuat artikel, karya penelitian, contoh pembuatan penelitian, dan lain-lain. Kata-kata/frase tersebut merupakan keyword atau kata kunci pengunjung internet. Dan apabila terjadi kecocokan keyword dengan kata-kata/frase  dalam artikel di website yang telah terindeks mesin pencari, maka akan ditampilkan dalam hasil mesin pencari.

Dengan kata lain, meskipun website/blog atau artikel yang bagus dan menarik sekali pun, tidak akan tampil di halaman mesin pencari apabila tidak ada kesesuaian dengan kata kunci yang ditulis oleh pengguna internet.

Sebagai contoh, tulis keyword “lentera kecil” di mesin pencari google, dan hasilnya akan ditampilkan di halaman hasil pencarian google,  karena apa?  Mesin pencari telah menemukan dan mengindeks kata-kata “lentera kecil” pada sebuah website dan telah memasukkan ke dalam databasenya. Akan tetapi, adakah pengunjung yang akan menuliskan keyword “lentera kecil” (mungkin hanya saya 🙂 ). Lain kalau menulis keyword “vgkj-*%hihjjf@&*6gfb”, tentu saja hasil pencarian tidak ditemukan, siapa yang akan menulis kata-kata ini dalam artikel di websitenya.

Pengalaman dan pengetahuan pengunjung internet tentang mesin mesin juga perlu diperhatikan. Kadang pengunjung hanya menulis keyword satu kata atau merupakan kata umum, selain tujuan mungkin tidak tercapai, hasil yang ditampilkan bisa banyak dan mungkin  pada hasil pencarian di halaman awal di dominasi oleh website “kuat”. Coba saja tulis keyword “google” pastilah yang muncul di nomor satu pada halaman awal adalah website google. Akan tetapi hasilnya akan berbeda bila keyword “publisher google” atau “publisher google adsense” atau “perubahan kebijakan publisher google adsense” (yang terakhir ini lenterakecil menduduki posisi satu :)).

Pemahaman dan pengertian keyword/kata kunci  perlu diperhatikan dan dipahami dengan benar.

Pemahaman dan pengertian keyword/kata kunci

Sekali lagi keyword berada dalam sisi pengunjung, sedangkan dalam artikel atau website merupakan kata-kata atau frase biasa yang kemungkinan akan menjadi keyword sesuai dengan kata kunci yang ditulis pengunjung.

Kita hanya bisa memprediksi kemungkinan kata kunci/keyword dalam artikel atau website, untuk itu buatlah judul artikel, isi artikel sekiranya nanti mengandung kata-kata keyword. Gunakan pilihan huruf  (h2, bold, dsb) untuk memperjelas kata atau kalimat yang nantinya akan bisa menjadi keyword/kata kunci.

Pengalaman: Ketika membuat artikel “Mabuk Perjalanan” saya sempat kebingungan dengan kata kunci, apakah nantinya pengguna memakai keyword “mabuk perjalanan” atau “mabuk kendaraan” untuk menemukan artikel saya? Akhirnya saya memakai kedua kata-kata tersebut yaitu “mabuk perjalanan mabuk kendaraan”. Ketika orang menulis keyword mabuk kendaraan atau keyword mabuk perjalanan, artikel saya bisa tampil dengan dua kata kunci tersebut  di halaman hasil pencarian (meski tidak nomor 1 tetapi keduanya tampil di halaman awal).

Tambahan: Pemahaman dan pengertian keyword dalam SEO adalah untuk menempatkan hasil kata kunci tersebut di posisi mesin pencari. Dalam SEO keyword merupakan bagian terpenting daripada faktor lain. Untuk itu, perlu keyword yang unik dan cukup dalam artikel postingan, sekali bukan di tag, label, kategori. Untuk meningkatkan SERP, keyword perlu didukung aspek lain SEO, misalnya: backlink, loading site, dan sebagainya. Terutama untuk kontes SEO yang mana menggunakan keyword yang sama dengan artikel/peserta lain yang jumlahnya banyak.

Mungkin ada pandangan lain?- Lentera Kecil

Comments
  1. tanya, dari kemaren saya sedikit bingung soal penulisan dan maksud keyword ini, seperti, ketika saya menulis sebuah keyword dalam artikel, dalam sebuah paragraf dan kalimat, apa penulisan itu sudah benar atau seperti penjelasan diatas, itu hanya sebuah kalimat biasa ? contohnya dengan keyword mabuk perjalanan mabuk kendaraan, bagaimana penulisannya ? apa ditaruh di paragraf utama dan dijadikan heading, minor atau yg lain ? apa keyword harus diblog, atau dituliskan pada deskripsinya ? mohon bantuannya

  2. selamat sore juragan
    teima kasih infonya menarik sekali 🙂

    mampir dulu gan

  3. bahkan sementara ini saya tidak pernah perhatikan seo dengan baik, maklum mash belajar.. terimakasih atas arahan-arahannya. salam kenal

  4. nice info gan,,

    salam kenal.

  5. @ Jenef: Gambarannya begini. Anda tlh menulis artikel lowongan kerja, kalau menargetkan keyword “lowongan kerja” maka di artikel tsb, harus ada kata “lowongan kerja” dan harus dioptimasi. Hubungi saya bila kurang jelas, saya senang diskusi dengan siapa saja. Saya juga terus belajar.

  6. Sory, aku adalah nebie alias gobloger abiis. makasih banget dengan artikel seonya, bagus dan banyak membantu aku memahami seo. tapi aku mo tanya, boleh ya? gemana caranya menulis seo key wor ketika mempostinf artikel?

  7. wah artikel menarik banyak info yang berguna bagi para teman-teman yang ingin memperdalam ilmu SEO nya

  8. Artikel tentang SEO yang cukup menarik 🙂 terima kasih atas informasinya yg sangat bermanfaat

  9. sangat menarik, sepertinya teknik penulisan sy harus berubah nih, 🙂

  10. Nice info….
    memang tidak sedikit orang yang kurang paham betul dengan kata-kata SEO ini, termasuk saya mungkin…. Hehhee 😀
    Salam kenal gan… smoga selalu bersinar di kesuraman…

  11. Dengan adanya localization dan personalization dari mesin pencari, terutama Google, apakah ilmu SEO masih tetap berlaku gan?

ADD YOUR COMMENT