Pengertian Ilmu Linguistik

Pengertian Ilmu Linguistik adalah suatu cabang ilmu pengetahuan atau merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari bahasa secara ilmiah. “Linguistics may be defined as the scientific study of of language, John Lyons (1975)”. Linguistik mempunyai objek, yaitu bahasa manusia. ”Linguistics is the study of human language, Langacker (1973)”. Orang yang ahli dalam ilmu linguistik disebut linguis (linguist).

Secara etimologi, linguistik berasal dari kata Lingua (latin) yang berarti bahasa atau lidah serta memiliki padanan dengan Langue yang bermakna bahasa tertentu dan Langage bermakna bahasa pada umumnya. Langue dan langage ini berpadanan dengan language dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Prancis dikenal juga istilah Parole yang bermakna ujaran.

Kata linguistik berpadanan dengan kata Linguistics (Inggris), Linguistique (Prancis), Linguistiek (Belanda).

Ilmu Linguistik

Linguistik sebagai ilmu pengetahuan ilmiah

S.J Warouw (1956) berpendapat suatu pengetahuan dapat dianggap sebagai ilmu apabila memenuhi syarat:

  • pengetahuan itu harus teratur (sistematis) sehingga menjadi suatu disiplin
  • Pengetahuan itu harus bersifat progresif artinya terus-menerus mengusahakan tingkatan lebih tinggi
  • Mempunyai otonomi artinya bebas dalam kalangan sendiri.

Ilmu linguistik telah memenuhi syarat-syarat tersebut diatas, sehingga dapat dikatakan sebagai cabang ilmu pengetahuan atau merupakan suatu disiplin ilmu, antara lain:

  1. Keeksplisitan, dipenuhi dengan menyatakan secara jelas kriteria yang mendasari suatu penelitian (menandai apa-apa yang ditelitinya) dan menyusun peristilahan secara jelas dan konsisten. Contohnya kita akan menyelidiki kalimat dalam bahasa Indonesia, kita harus mengetahui dan menentukan apa saja yang ada dalam sebuah kalimat
  2. Kesistematisan, dipenuhi dengan menentukan kerangka deskriptif yang dipakainya untuk menyesuaikan pandangannya  tentang data dan pengujian yang ketat terhadap hipotesis untuk mengadakan kontrol terhadap segala kemungkinan yang terjadi.
  3. Keobjektifan meliputi sikap terbuka dalam analisis, sikap kritis, memakai prosedur yang telah ditentukan

Pendekatan Linguistik

  • Linguistik mendekati bahasa secara deskriptif dan tidak secara preskriptif. Artinya mengungkapkan apa yang sebenarnya diungkapkan seseorang, dan bukan apa yang menurut si penyelidik seharusnya diungkapkan.
  • Linguistik tidak berusaha memaksakan aturan-aturan suatu bahasa dalam kerangka bahasa yang lain.
  • Linguistik memperlakukan bahasa sebagai suatu sistem
  • Linguistik mempelakukan bahasa bukan sebagai sesuatu yang statis, melainkan sesuatu yang berkembang sejalan dengan perkembangan zaman. Oleh sebab itu pendekatan bahasa dapat dilakukan secara sinkronis dan diakronis.

Manfaat Linguistik

  • Bagi orang yang mendalami sastra harus memaklumi sifat-sifat bahasa, kemampuannya, dan batas-batas kemampuannya karena kesusastraan tidak mungkin ada bila tidak ada bahasa
  • Bagi orang yang mendalami filologi harus mendalami sifat-sifat bahasa karena tujuan akhir filologi ialah memahami kebudayaan suatu bangsa melalui teks-teks tertulis.
  • Pembelajaran bahasa
  • Belajar bahasa

 

Pengertian Linguistik – Lentera Kecil

ADD YOUR COMMENT