Menghadapi Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012

Menghadapi Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012. Artikel ini merupakan opini Lentera Kecil dalam Menghadapi Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012. Diterima, setuju atau tidak terserah Anda.

Pada bulan ini, Pebruari 2012 kalau tidak ada perubahan lagi, akan diadakan uji kompetensi sertifikasi guru 2012 tahap awal. Tentunya para guru yang sudah masuk sebagai calon penerima sertifikasi sudah mempunyai persiapan, sebagian guru mungkin menghadapi dengan tenang, serius, cemas, masa bodoh, bingung, dsb.

Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012 kali ini merupakan hal yang pertama kali dilaksanakan semenjak sertifikasi pertama tahun 2006 lalu. Banyak pro kontra muncul dengan adanya Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012. Karena ini merupakan program pemerintah, Uji kompetensi ini akan tetap dilakukan meskipun banyak pihak yang menolak tentang pelaksanaan uji kompetensi guru ini.

”Saya sangat yakin guru-guru yang ikut dalam proses sertifikasi ini mampu mengikuti dan mengerjakan soal di dalam uji kompetensi, karena dalam ujian tersebut yang ditanyakan adalah mengenai penguasaan materi ajar yang diajarkan kepada siswa selama ini. Kita akan menguji dari sisi aspek pedagogiknya. Bagaimana merancang materi tersebut, apakah cukup kreatif dan mampu diterima oleh para siswanya” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidik dan Peningkatan Mutu Pendidikan (BP SDMP-PMP), Syawal Gultom, mantan Rektor Unimed.

Pernyataan di atas sebenarnya cukup meringankan beban pikiran calon penerima sertikasi guru. Kalau selama ini para guru sudah menjadi ”guru sebenarnya” tentunya tidak ada masalah dalam menghadapi uji kompetensi.

 

Menghadapi Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012

 

Hanya saja, mungkin oleh sebagian guru calon penerima sertifikasi, masih dilanda keraguan akan kemampuannya serta harapan untuk memperoleh sertifikasi sangat besar karena satu alasan yang masuk akal adalah meningkatkan pendapatan penghasilan, bukan? Banyak cara dilakukakan agar dapat mendapatkannya, mulai mencari informasi sebanyak-banyaknya sampai menempuh ”jalan belakang”.

Berikut beberapa gambaran yang mungkin sedikit dapat menenangkan beban pikiran:

Proyek pertama kali tidak ingin ada kegagalan

Biasanya pemerintah melaksanakan proyek awal harus tampak berhasil dan tidak ingin gagal yang bisa menjadi sorotan politik dan publik. Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012 tahap awal ini merupakan proyek awal pemerolehan sertifikasi guru.

Sebagai contoh: Awal program jurusan PGSD D2 Tahun 1990 semua lulusan langsung diangkat PNS. Saya ingat waktu itu (1990), ketua jurusan PDSD mengatakan ”Enak mahasiswa jurusan PGSD, pasti jadi PNS, karena ini program pemerintah pertama, dan program pertama harus berhasil karena anggaran besar” sedangkan mahasiswa PGSD sendiri tidak tahu bahwa mereka calon PNS. Mulai angkatan 2 dan seterusnya, tidak ada lagi pengangkatan PNS langsung lagi.

Contoh lain: Sertifikasi Pertama 2006 di tempat saya 100% peserta lulus, karena proyek pertama serta sebagai bahan evaluasi berikutnya. Di samping itu peserta belum ada gambaran untuk meniru sertifikasi masih murni. Barulah tahap berikutnya ada penyimpangan seperti meniru portofolio, yang akhirnya harus ditulis tangan pada tahap berikutnya.

Isu Tuntas sertifikasi 2015

Benar atau tidaknya, semua guru harus sudah bersertifikasi pada tahun 2015. Kalau ini benar, kemungkinan peluang lolos semakin besar. Berapa jumlah guru saat ini? Kalau tidak lolos tahun ini, akan ikut tahun berikutnya, sedangkan tahun berikutnya masih banyak daftar tunggu, tuntaskah tahun 2015?

Silahturahmi ke Petugas Sertifikasi

Kalau yang satu ini silahkan Anda telaah lebih lanjut. Silahturahmi memang baik untuk menjalin persaudaraan dan lebih mengenal rekan di diknas setempat, namun dengan maksud dan tujuan tertentu dengan membawa sedikit ”bingkisan” hem.. terserah Anda. Banyak rekan yang telah menerima sertifikasi menyarankan hal ini, akan tetapi menurut saya, apabila kita mampu dan layak, mengapa harus membawa ”bingkisan”? Kalau sekedar silahturahmi biasa, tidak ada masalah. Kalau lebih akrap siapa tahu jikalau ada perubahan atau masalah sertifikasi dapat membantu, bukan?.

Saran utama

Ingat Yang Di Atas. Berdoa serta berusaha belajar kembali tentang teori-teori kependidikan dan keguruan yang mungkin telah lupa dan perpikir ke arah positif. Biasanya (ini menurut saya, semoga salah), banyak pikiran muncul, ”nanti setelah mendapat sertifikasi akan membeli motor baru, beli tanah, memperbaiki rumah, bayar hutang, dll.” Ciptakan pikiran lain seperti, bagaimana mengelola sekolah agar lebih maju? Siswa lebih giat belajar? Atau idealisme profesi guru lainnya.

Lentera Kecil hanya mampu berdoa,  semoga rekan-rekan yang Menghadapi Uji Kompetensi Sertifikasi guru 2012 siap dan lolos. Amin.

Baca juga: Alasan Uji Kompetensi untuk Guru Profesional

 

 

Rekomendasi Artikel

loading...
Comments
  1. nurbaiti

    hadapi saja, berusaha dan tawakal rizki tak akan kemana

  2. “Ciptakan pikiran lain seperti, bagaimana mengelola sekolah agar lebih maju? Siswa lebih giat belajar? Atau idealisme profesi guru lainnya”

    Sangat Setuju !, Doain LenteaK

  3. nunung nuraeni

    Duh mas sampai tegang nih,gara- gara mau uji kopentensi,jadi bingung

  4. sokip oki

    trim banget info2nya mas, untuk kisi-kisi Bimbingan Konseling belum sempurna ya? apa memang dari kementriannya? mohon kalau bisa disempurnakan, hanya ada 2 kompetensi.trim

  5. hockler

    banyak juga mas yang degdegan menghadapi tes awal ini, saya pengen tau nih soalnya diambil dari mana sih !

    • Hadapi dengan tenang, yakinlah bisa lolos tahap awal, nanti ada uji kompetensi lagi bila sudah mengikuti PLPG.