Pengertian dan Hakikat Bahasa

Pengertian Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer (manasuka) yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Fungsi utama dari bahasa adalah  sebagai alat komunikasi dan interaksi antar manusia. Selain itu dapat berfungsi sebagai identitas suatu bangsa dan sebagai alat pemersatu.

Pengertian dan Hakikat Bahasa

Bentuk bahasa ada dua yaitu bahasa lisan bahasa tulis. Dalam kajian linguistik, bahasa lisan sangat penting karena dianggap sempurna. Orang yang sedang berbicara dapat menambahkan unsur-unsur suprasegmental pada ucapannya. Selain itu, seorang pembicara dapat menambah kejelasan tuturannya dengan bantuan gerakan anggota badan (paralinguistik). Sedangkan pada bahasa tulis sebagai objek sekunder karena jika kita meneliti suatu bahasa yang penuturnya sudah tidak kita temukan lagi, kita menggunakan bahasa tulis.

Hakikat Bahasa

Hakikat bahasa adalah dasar (intisari) atau kenyataan yang sebenarnya (sesungguhnya) dari sistem lambang bunyi tersebut. Berikut beberapa hakikat bahasa:

  • Bahasa itu sebuah sistem bahasa bukanlah sebuah unsur yang terkumpul secara tak beraturan tetapi diatur oleh pola-pola yang sistematis dan sistemis, yaitu tersusun dari sistem fonologi, gramatika, dan leksikon
  • Bahasa itu berupa bunyi bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia
  • Bahasa itu arbitrer tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa  dengan yang dilambangkannya. Andai ada hubungan wajib antara lambang dengan yang dilambangkannya maka di muka bumi ini tidak akan ada bermacam-macam bahasa.
  • Bahasa itu bermakna. Lambang bunyi [kuda] memiliki makna sejenis binatang berkaki empat yang bisa dikendarai. Lambang bunyi itu ada yang wujudnya kongkret dan ada yang abstrak contohnya kata agama tidak ada acuan (referent) bendanya.
  • Bahasa itu konvensional. Pengunaan suatu lambang untuk suatu konsep tertentu bersifat konvensional, yaitu berdasarkan kesepakatan masyarakat penuturnya.
  • Bahasa itu bersifat unik artinya bahasa itu mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak bisa dimiliki oleh yang lain. Contoh kata nasi dalam bahasa Indonesia memiliki keunikan dibandingkan dengan bahasa lainnya.
  • Bahasa itu universal artinya terdapat ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa. Contohnya setiap bahasa memiliki satuan-satuan bahasa yang bermakna, yaitu kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana.
  • Bahasa itu produktif artinya dapat dibuat satuan-satuan bahasa yang jumlahnya tidak terbatas.contohnya dari fonem /a/,/i/,/k/,dan  /t/ bisa menghasilkan beberapa kata.
  • Bahasa itu bervariasi yaitu idiolek: variasi bahasa yang sifatnya perseorangan; dialek: variasi bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat pada suatu tempat atau suatu waktu; ragam: variasi bahasa yang digunakan dalam situasi, keadaan, atau keperluan tertentu
  • Bahasa itu bersifat dinamis. Bahasa mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman. Contohnya pada tataran fonem.
  • Bahasa sebagai alat interaksi social, bahasa dijadikan alat untuk bekerja sama antar sesama manusia
  • Bahasa merupakan identitas penuturnya, bahasa merupakan penanda jati diri penuturnya.
  • Bahasa itu berwujud lambang.

 

Pengertian Bahasa – Lentera Kecil

Rekomendasi Artikel

loading...

ADD YOUR COMMENT