Mata Pelajaran PPKn Akan Digunakan Lagi

Mata Pelajaran PPKn akan digunakan lagi pada revisi kurukulum baru 2013 Pendidikan Nasional. Kemendikbud akan mendesain Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran tersendiri sebagai pembelajaran tentang Pancasila yang lebih baik.

Alasan kuat diberlakukannya lagi mata pelajaran PPKn dilatarbelakangi  inisiatif pemerintah dan DPR dalam fenomena bangsa saat ini yang melihat identitas karakter bangsa mulai tidak jelas. Selain itu, upaya menyelipkan pendidikan Pancasila pada setiap mata pelajaran, kurang efektif.

Mendikbud Mohammad Nuh seperti yang dilangsir Harian Jawa Pos (2/10/2012) mengungkapkan, supaya bangsa ini tidak semakin jauh meninggalkan Pancasila, Pendidikan Pancasila mendesak untuk dihidupkan kembali. Untuk itu pihaknya akan mendesain Pendidikan Pancasila sebagai satuan mata pelajaran tersendiri yaitu pembelajaran tentang Pancasila yang lebih baik.

“Siswa jangan hanya menghafal seluruh sila dalam Pancasila tapi tidak bisa mewujudkannya dalam perilaku sehari-hari”, ujar M Nuh.

Rencananya, Mata Pelajaran PPKn akan digunakan lagi untuk jenjang semua sekolah, mulai dari tingkat SD sampai SMA pada revisi kurikulum baru 2013 Pendidikan Nasional. Pemupukan kecintaan terhadap negara harus ditumbuhkan lagi lewat mata pelajaran PPKn terutama di Sekolah dasar yang banyak mengalami revisi. Implementasi Pancasila harus dilakukan langsung.

 Mata Pelajaran PPKn

Rencana mata pelajaran PPKn akan digunakan lagi disambut baik oleh PGRI. Di dunia pendidikan, setelah reformasi berjalan di negeri ini, nilai-nilai Pancasila terkesan diabaikan, ujar Sulistyo, ketua umum PGRI.

Namun, masih menurut Sulistyo, rencana pemerintah menggunakan pendidikan Pancasila lagi perlu diperkuat dengan keberadaan guru PPKn yang kreatif. Sebelumnya pendidikan Pancasila terkesan sebagai mata pelajaran yang diremehkan karena guru kurang kretif, inovatif dan menyenangkan.

Untuk itu pemerintah hendaknya memfasilitasi pembinaan guru-guru pendidikan Pancasila agar memiliki misi untuk membuat siswa bisa menghayati dan mengamalkan nilai Pancasila yang sudah diajarkan lewat mata pelajaran PPKn.

Yang terpenting adalah pemerintah mempersiapkan instrumen yang dibutuhkan serta mensosialisasikan revisi kurikulum baru 2013 ini, agar pelaksanaannya nanti baik guru maupuin siswa telah siap.

 


Artikel lain yang perlu dibaca :

Comments
  1. suratiningsih

    Alhamdulillah, akhirnya pkn d ganti ppkn lagi jd menambah pengetahuan pancasila terutama dlm perilaku. Alhamdulillah lgi d tambah jd 3 jam jadi untk sertifikasi jamnya lbh banyak. smga lulus UKA

  2. edi

    seharusna begitu mas/mba penggagas,anak bangsa sudah jauh dari bermoral dan kualat seperti sekarang ini,karena semakin menjauh dr jati diri bangsa Indonesia” jadi harus semakin di pikirkan kembali,begitu pentingnya mata pelajaran ini,utk mengembang siswa dalam membentuk karakter dan berterimakasih kepada leluhurnya yg sudah berjuang membentuk jati diri bangsa. dan ada pada mata pelajaran ini” 🙂

  3. ahmad sutrisno

    Seharusnya begitu wahai penggagas yang mempunyai otoritas merubah kurikulum , anak bangsa sudah mulai jauh dari jati diri dan moral bangsa. jumlah jam belajar harus ditambah kopetensi guru perlu di apgred lagi,

  4. julia

    wah bagus sekali, slama ini muatan Pancasila sangat sedikit di pelajaran PKN, kebetulan saya juga seorang guru PKN. Harapannya agar anak bangsa bis amemahami dan mengaplikasikan Pancasila di tengah arus globalisasi skrg yang sangat meluas

  5. Siti aminah

    Terimaksih banyak atas perhatian pemerintah untuk mengembalikan kembali mata Pelajaran PPKn, mengigat sekarang ini banyak siswa yang tidak paham lagi akan Pancasila. yang merupakan dasar negara dan pedoman dalam bertingkah laku. Semoga juga jam mata pelajaran PPKN ditambah dari 2 jam menjadi 3 jam .

  6. imam supardi

    kami sangat menyambut baik tentang PPKn dlanjutkan kembali dalam ranhka memperbaki moral dan edintas nasional, gimana kalau materinya kembali pada Pendidikan Moral Pancasila, itu yang bikin siswa merasa terdidik

    • kangguru

      kita begitu alergi memakai istilah PMP,pada hal didalam pelajaran itu termuat nilai-nilai moral bangsa yang luhur dan berlaku universal.Semua itu terjadi karena karena jiwa yang kerdil dan sempit.Karena itu marilah kita kembali melihat sejarah dan memakai sesuatu yang bermanfaat buat bangsa kedepannya.

  7. christina

    sebaiknya ditinjau kembali materi pelajaran PPKN untuk SD, karena untuk kelas 4 & 5 untuk lembaga pemerintahan gan undang undang yang mendetail sebaiknya di pelajari di tingkat SMP sederajat, sehingga anak SD tidak bingung dan malas untuk mempelajari PPKN.

  8. ago imanudin

    untuk mendidik moral anak bangs agar jiwa patriotismenya tinggi, rasa kebangsaannya mengakar dihati sanubari, bangga menjadi bangsa indonesia dan mencintai tanah air indonesia serta rela berkorban untuk bangsa dan negara, jaman saiki kyknya rada susah buanget. hal ini banyak faktor yang melandasi fenomena demikian diantaranya:
    1. buanyak guru PPKN yang bukan berdasarkan kompetensi dan dari disiplin ilmunya sewaktu mengenyam pendidikannya
    2. Teknologi informatika dan komunikasi yang semakin menjauhkan rasa persaudaraan dan kebangsaan
    3. tayangan sinetron televisi yang menghasut perasaan para ABG, sehingga mereka larut dalam hayalan fenomena di sinetron
    4. para gegeden/gegedug/ pejabat negara yang semakin tidak meberikan suri tauladan kepada guru dan para siswa, mereika bergaya hidup mewah, korupsi, main perempuan dan tektek beungeeeeeek
    5. orang tua siswa yang bisanya hanya menitipkan anaknya ke sekolah, jd sekolah hanya dijadikan tempat penitipan uanaaaaak, emangnya panti asuhan?
    6 dan buanyak lagi yang lainnya………………………………..

  9. ardi

    sebaiknya klo mata pelajaran Pkn dikembalikan lagi menjadi PPKn jumlah jam pelajarannya ditambah dari 2jam menjadi minimal 3jam perminggu sehingga materinya bisa lebih efektif

  10. sri sumarsih

    semoga dengan perubahan nama menjadi PPKn moral anak2 Bngsa akan lebih baik , kami akn melihat hasi yg kami ajarkan minimal 5 th kedepan, u tahu apakah anak2 didik kita menjadi lebih baik, bukan nilai yg di dapatkan sekarang yg tertera di nilai rapot ,
    u itu selalu hrs diingatkan kpd peserta didik u selalu berbuat jujur,lebih baik nilai jelek dari hasil sendiri dari pada nilai bagus hasi menyontek……..

  11. Supryadin

    Syukur alhumdulillah mata pelajaran PPKn menjadi mata pelajaran utama lagi tapi kalau bisa jumlah jam pertemuannya ditambah yang hanya satu kali dalam seminggu

  12. nanang

    nice informasi….ya nich pak…saya udah dapat gelar Sarjana Pendidikan PPKn tapi kok malah gk dapat jam di sekolah…smoga nanti guru2 PPkn lebih baik lagi…..

ADD YOUR COMMENT