Ujian Calistung untuk Masuk SD

Ujian Calistung untuk Masuk SDUjian Calistung untuk Masuk SD tidak dibenarkan, bahkan Kemendikbud siap menerima pengaduan masyarakat apabila ada praktek ujian membaca, menulis dan berhitung (calistung) untuk masuk Sekolah Dasar terlebih SD dengan predikat RSBI akan dievaluasi serius.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Non formal dan Informal, Kemendikbud masih menerima laporan bahwa penerimaan siswa baru SD terutama SD yang menyandang predikat RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) menerapkan ujian calistung untuk masuk SD sebagai seleksi calon siswanya untuk menjaga predikat RSBI tersebut.

Perlukah Ujian Calistung untuk Masuk SD

Sebenarnya saat ini, pembelajaran di TK dan sederajat belum menuntut  anak-anak menguasai membaca menulis dan berhitung, calistung hanya sebagai pengenalan. Program pembelajaran TK lebih ditekankan pada aktivitas bermain sekaligus pembentukan karakter. Penekanan pendidikan berkarakter untuk anak TK menumbuhkan budaya bersih dan budaya disiplin. Kenyataan banyak TK bahkan Kelompok bermain terutama di kota-kota besar sudah mengajarkan calistung dan mempunyai target menguasai calistung setelah meraka keluar (lulus).

Terlepas dari semua itu, secara tidak langsung kerugian paling besar dirasakan oleh siswa TK. Mereka merasa mendapat tekanan bila menerapkan ujian calistung untuk masuk  SD. Tekanan tersebut sangat wajar dimana masa TK merupakan masa aktivitas bermain. Di TK calistung hanya sebagai fase pengenalan jadi tidak diajarkan membaca, menulis dan berhitung secara mendalam, mungkin anak-anak akan menangis atau bingung ketika dihadapkan naskah ujian masuk SD.

Tekanan berpotensi lebih besar lagi ketika orang tua memaksa anaknya masuk SD yang menerapkan ujian calistung. Orang tua bisa jadi akan memberikan pengajaran membaca, menulis dan berhitung secara kilat dengan paksaan. Tekanan psikis akan semakin menjadi apabila anak dinyatakan tidak lulus setelah mengikuti ujian calistung untuk masuk SD.

Untuk itu menjelang masa penerimaan siswa baru SD, Kemendikbud kembali mengeluarkan peringatan agar dalam proses penerimaan siswa baru SD tidak berlebihan. Sekolah tidak diperbolehkan melakukan ujian calistung untuk masuk SD bagi calon peserta didik kelas 1.

Lentera Kecil


Tag artikel: ,
Kategori: Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

*

SEKILAS INFO !
Artikel Terbaru
Komentar Terakhir
Recommend us on Google!

Info



Spam