Blogging

Kontribusi VIVAnews terhadap Blogger Indonesia

Pengantar: Saya hanya sekedar berbagi pengalaman dan menganalisa manfaat Vlog VIVAnews bagi blogger Indonesia terutama saya pribadi sebagai blogger pemula. Setelah membaca artikel ini Anda dapat menyimpulkan sendiri tanpa harus setuju dengan saya. Saya bukan karyawan VIVAnews, apalagi yang punya.

Media Online Vivanews 

VIVAnews merupakan salah satu media online Indonesia yang menampilkan informasi dan berita dalam komposisi penampilan teks, video, foto serta suara yang diolah secara kreatif.  Berita dan informasi dengan kecepatan serta keakuratannya dapat diakses selama 24 jam dalam seminggu melalui komputer, PDA maupun perangkat seluler lainnya. VIVAnews melalui jurnalisme berupaya turut serta dalam upaya mencerdaskan bangsa dengan tulisan yang tajam, cerdas, berimbang dan menghibur.

Pada salah satu kategori VIVANews yang menarik dan perlu disimak bagi blogger Indonesia, selain berita tentunya, adalah Vlog (VIVAlog) yaitu sebuah program bagi blogger Indonesia untuk mempromosikan, berbagi artikel serta meningkatkan traffic blog. Anda dapat melihat langsung situs Blog Vivanews.

Kontribusi VIVAnews terhadap Blogger Indonesia

Kontribusi Vivanews terhadap Blogger Indonesia

Blogger tentunya berharap blognya mendapat kunjungan, terindeks di search engine, mendapat pagerank, back link, dll. Lantas, apa yang akan diperoleh dari Vivanews melalui Vlognya ? Saya “sharing” pengalaman serta  sedikit menganalisa berkaitan dengan Vlog VIVAnews.

Kirim Artikel

Vlog menerima artikel blog dari anggota VIVAnews, dan apabila blog disetujui, judul artikel akan ditampilkan di halaman muka VIVAnews. Selanjutnya pada kategori Blog di VIVAnews, akan ditampilkan juga garis besar artikel yang telah dikirim. Untuk mengetahui kelanjutan isi artikel, VIVAnews membuat link yang mengarah  ke blog kita.

Perlu diketahui, berdasarkan hasil checkpagerank.net VIVAnews mendapat nilai 6 valid dan Alexa rank #881 (waktu artikel ini dibuat). Menurut para webmaster apabila mendapat back link dari situs berkualitas (pagerank, ranking, traffik)) merupakan nilai tambah untuk blog tersebut. Dengan kata lain; apabila blog kita sudah menjadi bagian halaman depan VIVAnews, tentunya point positif telah diperoleh lewat pemberian backlink.

Selain memperoleh back link yang berkualitas, apabila pengunjung VIVAnews yang mencapai ratusan ribu perharinya melihat judul artikel kita serta tertarik untuk terus membaca, maka tambahan kunjungan dapat kita peroleh. Sedikit banyaknya pengunjung tentunya tergantung dari topik/judul yang diminati pengunjung VIVAnews.

Pembelajaran Paling Berharga

Tidak semua blog yang dikirim ke Vlog VIVAnews dapat ditampilkan. Pihak redaksi VIVAnews mempunyai kuasa penuh untuk menyeleksi dan mengedit kiriman artikel apakah layak atau tidak untuk ditampilkan.  Sebagai situs berita online  di Indonesia VIVAnews mempunyai kebijakan pribadi mengenai strategi, konsep, aturan, dan sebagainya. Tentunya artikel blog yang telah dikirim harus mengikuti kebijakan tersebut

Vlog VIVAnews dapat dikatakan juga sebagai social bookmark yang mempunyai pola mekanisme kerja yang hampir sama, yaitu daftar anggota, kirim artikel, ditampilkan, akan tetapi sebagian besar social bookmark menerapkan artikel langsung ditampilkan tanpa ada editing dari redaksi berbeda dengan VIVAnews. Di sini saya melihat, secara tidak langsung merupakan sebuah pembelajaran kepada Blogger Indonesia. Alasannya sederhana sekali.

Seperti yang telah saya singgung di atas, tidak semua artikel dapat dimuat di VIVAnews, masih memerlukan seleksi dan penyeleksi tersebut adalah manusia bukan mesin. Berdasarkan pengalaman saya mengirim artikel, beberapa artikel saya yang mengalami perubahan garis besar artikel, berbeda dengan sewaktu saya daftarkan. Tentu saja ada seseorang yang telah membaca terlebih dahulu artikel saya, kemudian menyimpulkan garis besarnya serta membuat topik artikel yang sesuai, serta gambar diubah untuk lebih menggambarkan isi artikel. Hal yang tidak mungkin dilakukan oleh mesin/software, hanya dapat dilakukan oleh seorang manusia, dalam hal ini tentu saja Redaksi Vlog VIVAnews.

Alm. Yuniawan Wahyu Nugroho

Redaksi Vlog dan karyawan VIVAnews tentunya orang-orang yang kompeten di bidangnya. Dedikasi dan loyalitas ke perusahaan tentunya tidak diragukan lagi. (saya malah teringat Almarhum Mas Wawan, wartawan senior VIVAnews ketika meliput G. Merapi sampai mengorbankan nyawa (…tarik nafas dulu.. ahh…))

Ditolaknya atau tidak dapat ditampilkan artikel di Vlog pasti mempunyai alasan tertentu, sayangnya saya belum mempunyai data tentang alasan-alasan  yang akurat mengenai penolakan, kecuali syarat pengiriman dan disclaimer Kesimpulan saya sementara adalah kualitas tulisan, topik yang relevan, artikel yang sekiranya bermanfaat bagi pengunjung Vivanews. Saya telah melihat beberapa artikel yang ada, memang rata-rata menarik dan berkualitas, tidak memperdulikan pagerank, traffik, ranking situs, bahkan situs yang baru muncul beberapa hari pun ada. -salut buat yang satu ini-

Dari sini kita bisa belajar, mengapa artikel blog saya ditolak ? Kemudian juga dapat sebagai perbandingan kualitas tulisan kita terhadap artikel lain yang telah ditampilkan di Vlog yang tentu saja mempunyai kualitas sesuai kriteria VIVAnews.

Kesimpulan/Saran

Kontribusi atau sumbangan VIVAnews terhadap blogger Indonesia menarik untuk simak, mulai mendapat back link berkualitas, trafik kunjungan sampai usaha belajar menulis artikel yang menarik.

Bagi yang belum beruntung artikel blognya dapat tampil di VIVAnews, berusaha terus untuk menulis artikel yang menarik, sesuai dengan kriteria VIVAnews. Anda dapat belajar dari artikel yang disetujui. Artikel Saya juga pernah ditolak 🙂

Buatlah Judul dan topik yang menarik, sehingga pengunjung VIVAnews berbondong-bondong menuju blog Anda dan jadikan ini umpan pancingan untuk melihat artikel lain di blog Anda. Bila artikel yang lain juga menarik, orang akan kembali berkunjungan di blog Anda tanpa lewat VIVAnews.

Saran untuk VIVAnews, sebaiknya ada pemberitahuan bila artikel ditolak/disetujui  lewat email agar si pengirim segera tahu. Atau ada petunjuk mis: apabila selama 3×24 jam tidak tampil berarti ditolak. Atau apakah ini sebuah strategi agar kembali berkunjung ke VIVAnews untuk melihat artikelnya dimuat atau tidak ? (tapi saya tetap berkunjung meski tidak kirim Vlog 🙂 ))

 

Lentera Kecil

Loading...

Lentera kecil media online sarana pembelajaran pendidikan yang informatif, inspiratif dan edukatif

18 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *