Sekilas Tentang Corporate University

Kalau diterjemahkan menurut kata, pengertian Corporate University berarti universitas perusahaan, namun pengertian universitas di sini bukan seperti universitas atau perguruan tinggi pada umumnya yang menyelenggarakan riset ilmu pengetahuan dan mencetak sarjana disiplin ilmu tertentu. Meskipun menggunakan nama universitas, Corporate University (CU atau CorpU) merupakan tempat pembelajaran untuk melatih pekerja-pekerja di perusahaan induk guna meningkatkan kinerja sesuai dengan visi, misi dan strategi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Corporate University (CU) adalah badan/ institusi pendidikan yang merupakan bagian strategis untuk membantu perusahaan induk mencapai sasaran melalui pelaksanaan aktivitas yang mendorong pembelajaran dan pengetahuan individu maupun organisasi. Dengan demikian, CU dapat berupa institusi pendidikan apa saja, tetapi tujuan utamanya adalah membantu perusahaan induk, dan bukan untuk umum/publik.

 Corporate University Indonesia

 

Sejarah Singkat Corporate University

Corporate University atau Universitas perusahaan muncul pada abad ke-20 sebagai kelanjutan dari tren pendidikan tenaga kerja yang dimulai sejak awal tahun 1914. General Motors (GM) dan General Electric (GE) pada awal tahun 1914 mengembangkan fungsi pelatihan keterampilan internal yang diperlukan kepada para pekerja untuk melakukan pekerjaan rutin.

Pelatihan dari GM dan GE ini dianggap sebagai pelopor dalam gerakan belajar tenaga kerja. Pelatihan perusahaan ini berlanjut hingga pertengahan abad ke-20 dengan tambahan, pelatihan menuju akreditasi perusahaan. Semua jenis industri berfokus pada pelatihan dan pengembangan internal pada saat itu.

Dunia industri mulai berubah. Kemajuan teknologi, globalisasi, pergeseran dari industri ke berbasis pengetahuan dan ekonomi berbasis informasi, dan persaingan yang semuanya meningkat mempengaruhi cara kerja organisasi tersebut. Untuk itu pelatihan karyawan perusahaan juga berubah. Pada pertengahan tahun 1950, berdirilah Universitas perusahaan (Corporate University) pertama sebagai tanggapan terhadap perubahan tersebut dan berfungsi sebagai dasar pembelajaran strategis pada perusahaan industri.

Sekitar akhir tahun 1980 banyak perusahaan di Amerika mulai menyadari bahwa komitmen terhadap pembelajaran seumur hidup dengan praktik dalam pemikiran dan fungsi lintas sistem seperti yang diperkenalkan oleh Senge (1990) dan dieksplorasi oleh Nolan, Goodstein, and Pfeiffer (1993) dan Beckhard and Pritchard (1992) antara lain tentang cara untuk mengikuti kemajuan teknologi dan persaingan global, menjadikan Corporate University sebagai langkah tepat untuk perusahaan America.

Awalnya, tujuan didirikan CU untuk mengatasi kelambatan dan ketidakmampuan antara hasil belajar teori yang dipelajari di perguruan tinggi dengan praktek kerja yang sebenarnya. Untuk itu bagian pengembangan SDM perusahaan membuat pelatihan yang dirancang untuk karyawan agar dapat menjalankan tugasnya dengan tepat dan efisiensi. Bagaimanapun juga, banyak perusahaan menyadari pentingnya sumber daya manusia.

Perencanaan Corporate University

Ada beberapa alasan yang mendorong perusahaan-perusahaan membentuk CU. Tetapi secara mendasar, mereka punya satu alasan yang sama, yaitu untuk mengembangkan kapabilitas internal secara lebih spesifik dan up to date serta berdampak langsung pada pencapaian sasaran perusahaan. Baca Manfaat Corporate University.

Banyak perusahaan yang mengirimkan pegawainya secara parsial untuk mengikuti training yang didesain secara generic, seringkali tidak selaras dengan visi-misi perusahaan. Atau perusahaan yang punya komitmen tetapi tidak memiliki strategi yang jelas dan terarah sehingga training yang ditawarkan kepada pekerja sangat banyak, tapi tidak berdampak apa-apa.

Tren di dunia menunjukkan, CU tumbuh pesat dari 400 perusahaan menjadi sekitar 2.000 perusahaan pada tahun 2001. Corporate University  banyak ditemukan di Amerika Serikat seperti  Walt Disney, Boeing dan Motorola, dan lain-lainnya. Salah satu CU terbaik di sana adalah Hamburger University yang dioperasikan oleh perusahaan McDonald di Chicago.

Sedangkan di Indonesia sendiri, Corporate University baru dikembangkan beberapa tahun terakhir oleh beberapa perusahaan seperti Danamon, Telkom, Astra, Pertamina, Bank BNI, Allianz Indonesia, dan sebagainya.

Secara umum ada beberapa langkah untuk mengimplementasikan Corporate University (CU atau CorpU) dan mempertahankan kesuksesannya. Salah satu yang paling penting adalah memastikan proyek tersebut didukung penuh oleh CEO atau pimpinan tertinggi perusahaan.

Langkah-langkah penting lainnya antara lain adalah pembentukan ‘governing body’ CU yang terdiri dari manajemen puncak perusahaan dibantu oleh ahli-ahli bidang/ ilmu tertentu yang relevan dengan bisnis perusahaan. Selain itu, diperlukan juga identifikasi dan penyusunan secara jelas mengenai visi atau perencanaan strategis CU, sumber pendanaannya, stakeholders dan delivery model-nya.

Langkah lainnya yang juga tak kalah penting adalah penggunaan teknologi dan sumber daya (sarana dan prasarana, tim pengajar, dan sebagainya) yang memadai. Pada pelaksanaan langkah-langkah tersebut, diperlukan keterlibatan penuh dari seluruh lini bisnis. Sebagai pilihan, CU bisa di-outsource ke perusahaan konsultasi atau sepenuhnya dijalankan secara internal.

Jika berbicara tren, dewasa ini banyak perusahaan bermitra dengan universitas tradisional (public university) dalam membentuk CU. Pembentukan CU juga perlu waktu yang cukup panjang, kadang-kadang sampai dua tahun. Membentuk tim crossfunctional dari lini bisnis juga dapat digunakan untuk meluncurkan Corporate University.

 

Mengenal Corporate University – Lentera Kecil

 

Artikel Pendukung

loading...

ADD YOUR COMMENT