Tugas dan Peran Guru Sejarah Di Sekolah

Barangkali kata sejarah didengar pertama kali oleh semua orang yang pernah mengenyam sekolah dari guru yang mengajarkan sejarah. Dari sekolah tingkat SD, SLTP, SMA dan mungkin tahun-tahun pertama di perguruan tinggi, pelajaran sejarah merupakan mata ajaran yang harus diikuti. Dengan kata lain sejarah adalah pelajaran yang wajib diberikan pada siswa baik di tingkat dasar maupun menengah.

Dari pengertian sejarah secara umum pada hakekatnya sejarah mengandung pesan-pesan moral.  Manusia menyelidiki kenyataan bahwa kehidupan manusia yang terus berubah. Hasil penyelidikan itu dihimpun oleh sejarawan dalam sebuah cerita.

 

Tugas dan Peran Guru Dalam Pembelajaran Sejarah

Pembelajaran sejarah baik itu muatan lokal maupun muatan nasional dalam tiap tingkatan seharusnya mempunyai pendekatan berbeda, sehingga sejarah tidak membosankan, karena banyak kesamaan dan pengulangan.

Hal ini penting karena sejarah adalah pelajaran yang dapat membentuk moral, perilaku dan identitas pelajar, yang dapat berdampak dalam skala luas (bangsa dan negara). Melalui sejarah, orang dapat paham dan sadar akan dirinya, keluarga, lingkungan hingga bangsa dan negaranya.

Sejarah juga dapat menjadi spirit dan semangat untuk mewujudkan kembali kejayaan masa lalu atau memperbaiki keadaan masa lalu. Orang juga bisa memetik pelajaran dari penguasa masa lalu terhadap nasib rakyatnya, dan lain sebagainya.

Tugas dan peran guru sejarah pada masing-masing tingkatan:

Pelajaran Sejarah di SD

Untuk siswa SD, sejarah dapat dibicarakan dengan pendekatan estetis. Artinya, sejarah diberikan semata-mata untuk menanamkan rasa cinta kepada perjuangan, pahlawan, tanah air, dan bangsa.

Pelajaran Sejarah di SMP

Untuk siswa SMP, sejarah hendaknya diberikan dengan pendekatan etis. Kepada siswa harus ditanamkan pengertian bahwa mereka hidup bersama orang, masyarakat, dan kebudayaan lain, baik yang dulu maupun yang sekarang.

Oleh karena wajib belajar sampai tamat kelas sembilan, jadi meliputi SD dan SMP, diharapkan mereka yang sudah lulus SMP, selain mencintai perjuangan, pahlawan, tanah air, dan bangsa, mereka juga tidak canggung dalam pergaulan masyarakat yang semakin majemuk.

Pelajaran Sejarah di SMA

Kepada siswa SMA yang sudah mulai bernalar itu, sejarah harus diberikan secara kritis. Mereka diharapkan sudah bisa berpikir mengapa sesuatu terjadi, apa sebenarnya yang telah terjadi, dan ke mana arah kejadian-kejadian itu.

Pembelajaran Sejarah di Perguruan tinggi

Di tingkat universitas, sejarah diberikan secara akademis. Biasanya akan diajarkan sejarah perubahan masyarakat, supaya mahasiswa:

  1. mempunyai gambaran tentang latar belakang masyarakat yang sedang dibicarakan,
  2. mempunyai gambaran tentang kesinambungan dan perubahan,
  3. dapat mengantisipasi perubahan yang akan terjadi agar dengan ilmunya mereka dapat melihat perkembangan.

Selain perbedaan dalam pendekatan untuk tiap tingkatan, sejarah juga harus diberikan seperti “orang menenun benang”, yaitu sejarah harus disampaikan jalur atas-bawah dan kolom ke samping kanan-kirinya, atau dimensi waktu dan ruangnya dengan proses berjalan maju serta aspek struktur atau segi diakronis melampaui waktu yang telah terjadi secara bersamaan.

 

Pembelajaran Sejarah di Sekolah – Lentera Kecil

ADD YOUR COMMENT