Rahasia Sukses diterima Penerbit Buku

Anda mempunyai bakat menulis, dan ingin tulisan Anda dibuat sebuah buku secara profesional oleh sebuah penerbit buku? Ada baiknya mempertimbangkan hal-hal berikut. Inilah syarat yang harus Anda perhatikan agar naskah Anda diterima oleh penerbit :

1. Naskah siap terbit

Syarat utama adalah naskah Anda memang harus benar-benar siap terbit. Naskah tersebut sudah lengkap dan layak terbit serta dikemas  dengan rapi. Penerbit  buku sudah menerima naskah yang sudah matang., tidak perlu mengolah lagi naskah yang masih setengah matang.

2. Kapasitas penulis

Biasanya sebuah penerbit buku memperhatikan kredibilitas penulis, semakin tinggi kredibilitas pengarang, makin besar potensi untuk diterbitkan. Penerbit juga akan melihat latar belakang pengarang. Apakah  cukup kompeten untuk menulis naskah yang akan diterbitkan? Apakah kapasitasnya sudah mencukupi? Misalnya, jika Anda seorang pendidik, sebaiknya tidak menulis tentang perekonomian. Tapi jika Anda memang punya kapasitas yang mencukupi untuk menulis tentang bidang ini, Anda harus dapat  meyakinkan penerbit bahwa Anda memang kompeten di bidang tersebut. Sebagai langkah permulaan, sebaiknya Anda menyerahkan naskah kepada penerbit  sesuai  bidang yang menjadi kompetensi sehari-hari.

3. Memilih penerbit

Pilihlah penerbit buku yang tepat sesuai dengan tema naskah yang Anda tulis. Sebagai contoh Menawarkan naskah tentang Psikologi murni pada penerbit buku pertanian adalah kesia-siaan. Bahkan, sekali pun tema buku sudah sangat cocok, tapi jika gaya penulisan tidak pas, maka ada kemungkinan akan ditolak. Yang lebih rumit lagi adalah penerbit buku rohani. Sekalipun sama-sama bertema tentang kerohanian, jika sudut pandang tulisan Anda berbeda dengan “aliran” yang dilayani oleh penerbit buku rohani tersebut, maka jangan pernah berharap buku tersebut akan diterima.

Dan yang terpenting adalah menyangkut integritas penerbit. Jika naskah Anda jatuh ke tangan penerbit nakal, ada kemungkinan naskah Anda diterbitkan diam-diam, dengan perubahan seperlunya, tanpa persetujuan Anda. Ini artinya Anda tidak akan mendapatkan royalti, sebagai imbalan atas jerih payah Anda. Jika buku Anda diterbitkan oleh penerbit yang “acak-acakan”, maka Anda masih menerima pembayaran royalti, tapi penghitungan royalti didasarkan atas catatan penjualan yang acak pula.

4. Mengevaluasi diri

Jika naskah Anda ditolak oleh penerbit buku, ada beberapa kemungkinan penyebab.
a. Naskah Anda memang jelek.

b. Naskah Anda tidak sesuai dengan visi, misi, dan kompetensi penerbit.
c. Naskah Anda layak terbit, tapi kuota untuk menerbitkan buku sudah habis. Ini terutama berlaku pada penerbit dengan modal yang cekak. Jika naskah Anda masuk ke dalam kategori “c” maka Anda dapat menawarkan kerjasama penerbitan kepada penerbit tersebut.tetapi di sini Anda memerlukan biaya yang sangat besar. Misalkan, Anda ingin menerbitkan buku sendiri  melalui kerjasama dengan sebuah penerbit.

Rahasia Sukses diterima Penerbit Buku

 

Alternatif  Penerbitan Buku

Metode yang terakhir ini hampir tidak memerlukan modal sama sekali. Yang Anda butuhkan hanyalah komputer dan sambungan internet. Caranya, Anda mengubah naskah Anda dalam format e-book [electronic book]. Misalnya, dalam format PDF. Kemudian mengunggahnya di internet. Dengan begitu, orang lain dapat mengakses karya Anda. Dia bisa mengunduh atau membacanya secara on line.

Lalu darimana Anda memperoleh penghasilan? Ada dua cara untuk memerolehnya.
Pertama, dengan cara berbayar. Setiap orang yang mengakses karya Anda harus membayar lebih dulu. Kedua, dengan memasang iklan. Anda mendapatkan pemasukkan dari iklan yang dipasang pada situs Anda. Semakin banyak pengunjung ke situs Anda, maka makin banyak pengiklan yang bersedia memasang iklan. Anda juga dapat menggunakan fasilitas adsense milik Google. Ketiga, memasang iklan dalam buku Anda.

Bagaimanapun juga, menerbitkan buku secara konvensional masih lebih bergengsi daripada metode alternatif. Nah, jika Anda masih ingin menggunakan metode ini, maka masih ada satu jurus yang tersisa, yaitu menulis buku bersama atau model keroyokan. Dalam model ini, beberapa orang mengumpulkan karya tulisan dengan tema tertentu kemudian dikompilasi menjadi sebuah buku. Tentunya, Anda bisa sebagai pemrakarsa dan sekaligus koordinatornya.

Sumber: Bapak  Masnur Muslich , owner penerbit A3 Malang

 

Rahasia Sukses diterima Penerbit Buku – Lentera Kecil


Artikel lain yang perlu dibaca :

Comments
  1. Terima kasih untuk informasinya 🙂
    Jika Anda berminat untuk menerbitkan buku rohani, silakan kunjungi website kami di http://visichristianstore.com/?page_id=5854
    Tuhan memberkati …

  2. nuning salimah

    ini tulisan dosen saya, subhanallah… msh bs menginspirasi… padahal sang dosen sudah dipanggil Allah beberapa tahun lalu… semoga termasuk ilmu yg bermanfaat pak…

    • Beliau juga Dosen saya dan juga sebagai rekan diskusi

  3. Saya punya naskah buku setebal 337 halaman
    yang sudah siap. Saya ingin mengajukannya ke
    penerbit. Naskah buku saya bertema motivasi.

    Mohon saran.

  4. aku udh kirim naskah ke berbagai penerbit, namun tdk lolos, gimana dong, padahal judulnya fantastic “Bercinta dengan Tuhan”, naskah non fiksi, dan kisah nyata

    • Mungkin tidak sesuai dengan visi dan misi penerbit. Ingat beberapa penerbit memperhatikan insur bisnis

  5. Mus Koto

    Salam kenal,

    “Sebaris kalimat pun, adalah ilmu bagi yang membaca”
    Terima kasih tulisannya! Izinkan kami copas (copy-paste) !!!

    Maju terus lentera kecil, namun bercahaya !!!

  6. thanks infonya gan…tapi saya lebih suka menerbitkan buku sendiri gan…salam kenal ya…

  7. Pengen banget bikin buku, tapi bingung mau mulai darimana :/

    • LenteraK

      Kumpulkan artikel-artikel yang pernah ditulis, dari sini kita bisa melangkah.

  8. 🙂
    Kami juga menyalurkan ide teman-teman penulis pemula melalui eNovellete. Kami menerbitkan per dua bulan sekali…

    Salam kenal

  9. Artikel yang sangat informatif. Thanks infornya gan

ADD YOUR COMMENT