Reksadana Pasar Uang: Pilihan Mudah Diversifikasi Investasi

Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang bisa menjadi pilihan investasi yang tepat ketika kamu memiliki rencana diversifikasi portofolio investasi. Diversifikasi diperlukan untuk bisa meminimalisir risiko kerugian yang mungkin dapat terjadi pada saat berinvestasi. Ternyata hal ini sering direkomendasikan oleh para ahli investor di luar sana.

Satu perumpamaan yang paling relate dengan diversifikasi, yaitu “jangan menyimpan seluruh telur dalam keranjang”. Perumpamaan tersebut menunjukan bahwa saat berinvestasi, investor dianjurkan untuk menanam modal pada beberapa aset sekaligus guna meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi.

Tips Minimalkan Risiko dengan Diversifikasi Reksadana Pasar Uang

Diversifikasi dinilai menjadi suatu senjata yang cukup ampuh untuk memaksimalkan keuntungan yang akan didapatkan pada saat berinvestasi. Namun, ternyata masih ada beberapa investor yang belum bisa melakukannya dengan tepat. Karena itu, berikut kami berikan beberapa tips diversifikasi untuk meminimalisir risiko.

1. Pahami Profil Risiko

Profil risiko merupakan gambaran dari kapasitas seorang investor dalam menghadapi risiko akan terjadi pada saat berinvestasi. Terkadang, beberapa investor seringkali ingin mengantongi keuntungan yang tinggi tanpa kesiapan untuk menerima risiko risiko yang dari investasi tersebut.

Karena itu, mengenali profil risiko diri sendiri merupakan hal penting dalam diversifikasi. Pada dasarnya, profil risiko terdiri atas 3 kategori yaitu agresif, konservatif, dan moderat.

Agresif menandakan investor memiliki toleransi terhadap risiko tinggi, konservatif menandakan investor memiliki toleransi terhadap risiko rendah, dan moderat menandakan investor memiliki toleransi terhadap risiko menengah.

Setelah mengetahui profil risiko, kamu dapat memilih harus menanam uang investasi dimana yang sesuai dengan profil risiko yang dimiliki. Umumnya, pada saat diversifikasi, investor lebih memilih investasi dengan risiko yang minim seperti reksadana pasar uang.

2. Tentukan Alokasi Setiap Keuangan

Pada saat akan melakukan diversifikasi pada beberapa aset investasi sekaligus, sebaiknya kamu tentukan terlebih dahulu tujuan alokasi dari masing-masing keuangan tersebut. Hal ini bisa membantu kamu lebih mudah dalam memilih aset investasi pasar uang mana yang bisa dipilih.

Misalnya, saat ini kamu sedang memiliki aset investasi pada investasi jangka panjang. Namun, dalam waktu dekat ini kamu membutuhkan dana tersebut untuk kepentingan tertentu. Untuk mengatasinya, kamu bisa memilih reksadana pasar uang yang menawarkan keuntungan lebih maksimal dalam jangka pendek.

3. Seimbangkan Portofolio (Rebalancing)

Rebalancing merupakan suatu kegiatan untuk menyeimbangkan bobot aset yang diinvestasikan pada portofolio. Hal ini penting dilakukan secara berkala untuk memeriksa saldo aset investasi kamu.

Pastikan kamu rutin untuk memeriksa portofolio investasi reksadana pasar uang agar bisa mengevaluasi investasi yang kamu jalani selama ini. Tujuannya, untuk memacu kamu agar lebih disiplin dalam menjalani investasi dan memperhatikan perkembangan dari investasi tersebut.

Dengan begitu, jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan pada salah satu aset investasi, kamu bisa mengambil langkah dengan lebih tepat untuk mengatasinya.

4. Ketahui Faktor-faktor yang Mempengaruhi Return

Pada saat kamu diversifikasi pada beberapa aset investasi, pastikan kamu juga memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi return dari investasi tersebut. Pasalnya, investasi dengan risiko paling rendah sekalipun, keuntungannya tetap bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Pada saat kamu memutuskan untuk diversifikasi ke reksadana pasar uang, pastikan kamu juga mengenali faktor apa saja yang dapat mempengaruhi return atau keuntungan dari investasi tersebut.

5. Konsistensi Investasi

Banyak orang yang tidak konsisten pada saat menjalankan investasi dengan berbagai latar belakang alasan. Salah satu penyebab yang paling umum adalah karena memiliki modal yang minim.

Jika kamu hanya menggenggam modal yang tidak terlalu banyak, tapi tetap ingin menanam dana tersebut pada beberapa instrumen reksadana pasar uang sekaligus, berinvestasi dengan cara Systematic Investment Plan (SIP) merupakan jalan terbaik. Dengan cara ini, kamu bisa rutin berinvestasi dalam nilai dan waktu yang sama.

Diversifikasi Mudah Bersama Reksadana Pasar Uang dari digibank by DBS

Jika saat ini kamu sedang mencari mitra keuangan yang dapat membantu kamu untuk lebih mudah dalam melakukan diversifikasi, digibank by DBS datang membawa solusi untuk kamu. Sebagai salah satu produk dari jasa keuangan terkemuka di ASIA, digibank by DBS akan menawarkan berbagai keuntungan untuk kamu.

Transaksi yang Mudah

digibank by DBS menawarkan kemudahan transaksi untuk semua nasabahnya. Mulai dari registrasi Single Investor Identification atau SID yang akan tersedia setelah 2 hari kerja, menjual, membeli, hingga switching bisa kamu lakukan dalam satu aplikasi saja. Jadi, dengan memiliki Aplikasi digibank by DBS saja kamu sudah bisa melakukan semua transaksi dengan mudah.

Tersedia Lebih dari 50 Jenis Reksadana

digibank by DBS menawarkan lebih dari 50 produk reksadana untuk semua nasabahnya. Dengan begini, kamu bisa lebih bebas untuk memilih produk mana saja untuk diversifikasi investasi reksadana.

3 Pilihan Kategori Reksadana

digibank by DBS akan mengelompokkan produk-produk reksadana dalam 3 kategori, yaitu kinerja terbaik, terpopuler, dan scoring terbaik. Kategori terpopuler bisa kamu pilih jika ingin diversifikasi pada produk reksadana yang paling banyak diminati oleh investor.

Jika kamu ingin diversifikasi pada jenis reksadana dengan return cukup tinggi selama satu tahun terakhir, kamu bisa pilih kategori kinerja terbaik. Sementara itu, jika kamu ingin diversifikasi pada reksadana yang memiliki skor terbaik berdasarkan riset pakarnya, kamu bisa pilih kategori scoring terbaik.

Pembelian Berkala Lebih Fleksibel

Pada saat melakukan transaksi untuk pertama kalinya, kamu akan diminta untuk melakukan registrasi SID terlebih dahulu. Namun, untuk transaksi berikutnya kamu bisa langsung bertransaksi secara langsung dan tidak harus melakukan registrasi kembali.

Mulai Investasi dari Rp 100 Ribu

Siapa saja bisa mulai berinvestasi dengan Rp 100 ribu. Dengan nominal yang cukup minim ini, kamu akan lebih mudah untuk menanam modal investasi pada beberapa jenis reksadana dengan lebih mudah.

Memilih langkah diversifikasi pada saat berinvestasi merupakan keputusan yang paling tepat untuk dilakukan. Bersama digibank by DBS, kamu bisa melakukan diversifikasi investasi reksadana pasar uang dengan lebih mudah. Ayo, investasi bersama digibank by DBS!

 

Reksadana Pasar Uang: Pilihan Mudah Diversifikasi Investasi

Lentera Kecil

Media online sarana pembelajaran pendidikan dan pengetahuan informatif, inspiratif dan edukatif

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.