Blogging

Keberuntungan dari Google

Mendapat Keberuntungan dari Google. Siapa tidak mengenal Google? Bahkan sebagian orang awam mengidentikkan internet dengan Google, “Coba cari di google !” bukan cari di Internet. Berawal dengan nama “BackRub” yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Stanford, Sergey Brin dan Larry Page pada tahun 1996, dua tahun kemudian, mesin pencarian  nomer satu di internet  ini pada tahun 1988 resmi menjadi perusahaan yang bernama Google sampai sekarang seperti yang kita  kenal.

Bagi peselancar dunia maya, google sepertinya sudah menjadi bagian  penting dalam beraktivitas di internet. Seakan tidak ada lagi mesin pencari yang lain, google dibutuhkan dalam mencari informasi, data, audio, video, gambar, dan sebagainya, bahkan sebagian lagi menjadikan google sebagai homepage awal tampilan browser.

Bukan hanya peselancar internet, webmaster pun menjadikan Google sebagai pedoman dan panduan dalam pembuatan website, juga para produsen produk, analisis, programmer yang berkecimpung di dunia internet, berusaha agar google friendly. “Google is the King of the internet kingdom” bagai seorang raja yang mana perintah-perintahnya harus dilaksanakan agar terhindar dari hukuman raja.

Kebijakan dan Layanan Google

Google sebagai perusahaan mempunyai Kebijakan Pribadi ( Privacy Policy) serta  Ketentuan Layanan (Terms of Service) yang harus diikuti apabila menggunakan semua fasilitas google, seperti; email, adsense, google+, picassa, dan lain-lain.

Lantas, apakah apabila kita sudah mengikuti dan mematuhi semua kebijakan dan ketentuan layanan tersebut akan diterima dengan baik oleh google ?

Studi Kasus dan Kenyataan di Internet

Seorang teman blogger Kang Salman pernah bercerita bahwa blognya (menggunakan blogspot milik google ) kena banned alias dinonaktifkan oleh google, karena dikategorikan spam. Setelah melakukan banding, Google menjawab situs ini adalah penyebab duplikat konten di google, dan memperbanyak sampah-sampah di mesin pencari. Blog ini kaya konten menarik sehingga banyak copy paste dilakukan pembacanya, dan lebih menyakitkan lagi ada yang membajak RSS Feed dengan autoblog, sehingga apabila terdapat postingan baru, otomatis tercipta postingan yang sama di autoblog, jumlahnya cukup banyak. Kang Salman telah berusaha mengikuti aturan main google, tapi kenyataan berkata lain, justru situs yang “dibajak” malah dinonaktifkan. Perlu sebulan lebih untuk memperbaiki dan memperbaruinya lagi. Ini pengakuan Kang Salman yang tragis sekaligus membuat saya was-was .

Kabar terbaru, Google mengeluarkan algoritma terbaru dalam mesin pencarinya yaitu Google Panda yang mengisyaratkan kecenderungan ke konten yang fresh, unik dan orisinal. Kabar ini tentunya menggembirakan dari blogger yang serius dalam arti sesuai ketentuan dan kebijakan untuk mengelola blog- nya. Telah banyak situs besar terutama “peternakan situs” yang mengalami penurunan tajam kunjungan. Tentunya kebijakan ini berlaku universal tanpa pandang bulu, kenyataan ?  Coba Anda buka situs lokal “terselubung.blogspot.com” (Maaf hanya sebagai contoh), kemudian copy salah satu judul artikel dan masukkan ke kotak pencarian Google, dan hasilnya… Dapat kita lihat konten yang sama di beberapa situs dan ini berada di halaman depan mesin pencari. Saya tidak tahu mana sumber yang asli (jangan-jangan sumber yang asli malah dibanned oleh Google seperti Kang Salman).

Bagi publisher Google adsense, aturan terbaru tertulis blog/situs berbahasa Indonesia tidak mendukung pemasangan iklan konten, kecuali konten pencarian. Kita bisa lihat masih banyak blog berbahasa Indonesia terdapat iklan dari Google. Kalaupun bisa dengan pengecualian, seharusnya di  ketentuan layanan dicantumkan agar tidak membingungkan pengguna (atau sengaja dirahasiakan?)

Mesin pencari Google saat ini masih menduduki peringkat pertama, berarti pengguna internet banyak yang memakainya. Bagi blogger yang situsnya tidak terindeks di mesin pencari google, rasanya “seperti kiamat” Banyak cara ditempuh orang agar supaya artikel blog dapat dan cepat terindeks google dengan konsep SEO. Kenyataan setelah mengikuti pedoman SEO dari google, waktu peng-indeks-an kadang tidaklah sama, bisa beberapa menit sampai beberapa hari. Saya pernah mengalami ketika submit artikel ke salah satu situs, hanya beberapa detik saja artikel saya terindeks, kadang submit ke situs lainnya beberapa hari baru terindeks. Yang menarik bagi saya ketika mengikuti kontes SEO, aturan standart mesin pencari seolah tidak berlaku, kalau kita tahu cara kerja mesin pencari, tidak mustahil hanya dengan judul saja akan terindeks cepat di halaman pertama sekaligus nomer 1. (saya pernah bertanya kepada calon pemenang kontes SEO no 1; jawabnya keberuntungan. ???)

Keberuntungan dari Google

Keberuntungan dari Google

Dari empat contoh di atas, tentunya masih banyak kejanggalan atau kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh Google tetapi masih tetap eksis. Keberuntungan memang tidak didapat oleh semua pihak.

Beruntunglah, meski blog berisi AGC, autoblog, copypaste 100% masih terindeks di mesin pencari google, malah terindeks di halaman pertama.

Beruntunglah publisher google adsense yang iklan GA ditempatkan di blog berbahasa Indonesia masih aktif dan mendapat pay out. Malah ada yang mempunyai 5 akun dengan nama dan alamat sama (jelas melanggar ketentuan) masih tersenyum lega.

Beruntunglah bagi pengguna layanan Google yang lain, meski telah menyalahi aturan masih tetap aktif.

Saya juga merasakan keberuntungan dari Google, yaitu dapat pagerank 2 valid (apa untungnya?), ketika situs ini baru berumur 2 bulan dan isi artikel masih amburadul (sampai sekarang juga masih) walaupun sampai saat ini google backlink masih N/A (?)

Langkah Terakhir

Sebenarnya kita bisa melaporkan ke Google apabila menemukan situs yang bermasalah dan google mengharapkan demikian. Silahkan. Saya pribadi malas melakukan hal tersebut yang kadang tanggapannya tidak seperti yang saya harapkan, biarlah keberuntungan masih berpihak kepadanya dan nikmatilah selagi ada. Keberuntungan dari Google tidak selama terjadi. Saya tetap terus berusaha mengikuti aturan yang telah ada, meskipun nantinya terjadi hal yang tidak saya inginkan, anggap musibah dan terus introspeksi mungkin saya melakukan kesalahan dan akan memperbaikinya “I still will make mistakes and try to improve”. Saya lebih senang berhadapan dengan manusia daripada sebuah mesin google. “Apa kata google, lah!”

Inilah keberadaan Internet dengan segala sesuatu bisa terjadi.

SEMOGA ANDA BERUNTUNG

Lentera Kecil

Loading...
loading...

Lentera kecil media online sarana pembelajaran pendidikan yang informatif, inspiratif dan edukatif

12 Comments

  • dewapena

    Saya seorang blogger gugle yg merasa tidak pernah melanggar aturan. Seemua berjalan lancar selama beberapa tahun sampai beberapa hari terakhir ini. Beberapa blog saya yang dicopas untungnya tidak bernasib sama dengan blog kang salman.

    Bicara soal beberapa hari ini, saya punya sedikit masalah di blog dan komentar ini salah satu cara saya mencari jawaban berharap ada yang bisa memberi solusi.

    Saya punya blog umur sekitar 1 minggu. Didalamnya ada puluhan artikel import dari blog lama yang rencananya akan saya perbaharui sebelum diposting karena kontennya sudah basi.

    Hari pertama setelah menggunakan domain TDL, artikel terindeks setelah 1 hari. itu adalah artikel pertama dan 1 satunya di blog tsb. Bebrapa jam setelah mnegetahui artikel sudah terindeks, sy membuka situs bisnis online yang ternyata adalah scam. Akun sy kemudian bermasalah. Say tidak bisa mengakses semua situs yang dilengkapi keamanan ( https ) terutama blogger, google plus, paypal, yahoo, dll di firefox.

    Banyak cara sy lakukan dan solusi terahir dan terbaik adalah tidak menggunakan akun tersebut. Saya lalu membuat akun baru, lalu mengalihkan kepemilikan blog ke akun baru menggunakan chrome. Setelah itu, akun yg bermasalah saya hapus dari admin. Sy mulai menulis artikel minimal 2 . hari berharap keberuntungan di serp jadi lebih besar. Setelah beberapa hari, sy cek artikel yang terindeks, ternyata hasilnya mengecewakan. Sampai saat komentar ini ditulis, hanya beranda dan artikel pertama yang terindeks, lainnya TIDAK. Padahal, artikel pertama terindeks saat umur blog dan domain 1 hari. Artikelnya tanpa Backlink, tanpa share ke manapun, tanpa daftar ke google atau bing atau dimanapun , pokoknya tanpa apapun yang bisa membuat blog tampil di serp. Saya lalu melakukan ping, submite sitemap ke bing dan google, share ke social media, dan banyak lagi. Hasilnya, artikel tetap tidak terindeks. Yang paling mengherankan, saat sy menambahkan followers g+, widget yg muncul atas nama akun lama yg bermasalah yang sudah dihapus dari blogger selama beberapa hari.

    Untuk admin dan pengunjung artikel ini…
    1. Apa saya melanggar tos google ?
    2. Apa ada solusi untuk masalah saya ?
    3. Apa kalian juga sering merasa kadang ada error kecil di blogger setelah tampilan baru blogger diluncurkan ?

    Terima kasih untuk semua, baik sebelum dijawab, setelah dijawab, maupun tidak dijawab… sy anggap komentar ini adalah curhat… dan berharap dan solusi

    OIYa,.. sy memilih artikel ini untuk curhat karena berhubungan dengan masalah saya dan artikelnya saya temukan saat memasukkan keyword amburadul panjang dan rumit di eyang gugle…

  • wewe

    bnr banget judulnya, google itu ga jauh dari untung2an,teori seo dan teori lainnya ttg blog kdng meleset klo dihubkan sama google search index,kita hnya nunggu keberuntngan walau mmng usaha pun ttp hrs dilakukan dgn jln yg terarah sesuai aturan dasar teknik blog,

    adsense juga kdng untung2an, kdng org yg taat patuh dgn tos g.a malah juga ikut kena banned….ini yg kurang kita pahami ttg google app policy…

  • Luky Subiarsono

    saya malah pernah dan sering dirugikan google sob, artikelku yang dicopas orang lain malah menduduki posisi pertama. Dan setelah ganti domain berbayar, pageranku juga langsung anjlok.

    Memang mbah google ini sangat aneh dan banyak sekali yang dirahasiakan.

  • Alkindi

    Mas Lentera,

    GOOGLE is GOOGLE. Dan tak lebih dari sebuah Perusahaan Multimedia Internet belaka. Memang benar seperti yang anda ketahui dan kita semua ketahui jika Google adalah Perusahaan IT terbesar di dunia. Seperti halnya perusahaan ternama lainnya yg berada di jalur berbeda, spt misalnya UNILEVER dsb. Tetapi apakah Google juga bisa menerapkan standard layanan yang kita inginkan atau bekerja sebagaimana mestinya?? Seperti misalnya kontes SEO, apakah nanti yang keluar menjadi pemenangnya memang sesuai dengan ketentuan dan syarat yang ditetapkan oleh Google?? Tentu saja belum tentu. Ingat tidak Perusahaan Retail terbesar seperti Carrefour yang terkenal itu pun kualitas barang mentah spt daging, ayam, ikan, buah-buahan sering mengecewakan dan dibawah standard?? Sering kita temukan ayam ataupun ikan yang kita beli di Carrefour dalam keadaan fresh namun setelah kita masukkan kulkas ternyata tidak sampai 1/2 hari sudah membusuk. Jadi, tidak ada jaminan kan jika perusahaan besar dan ternama bisa 100% menghasilkan produk yang berkualitas atau juga melakukan pekerjaan sebagaimana mestinya. Nah, begitu pun dengan Google. He is still far from perfect. Meski sudah menjadi perusahaan besar, tetap ada kekurangannya.

    Masih lolosnya Blog AGC, AutoBlog, Copy Paste index pencari Google ataupun Publisher Adsense yang tidak di banned karena memasang iklan google adalah suatu fenomena kebetulan belaka. MUNGKIN YANG LEBIH TEPATNYA, KARENA MEMANG BELUM WAKTUNYA Mereka Kena Banned atau Tergusur dari Mesin Pencari Google.
    Apa mas Lentera tidak berpikir berapa jumlah blogger di Indonesia atau siapapun orang yg punya blog di Indonesia, atau yg menjadi publisher google adsense di Indonesia. Jumlahnya sangat banyak mas, JUTAAN atau mungkin diatas 10 juta blogger kali ya mas..hehe. Sejauh ini yang baru terjaring katakanlah baru di bawah 300.000 publisher. Berarti Google masih butuh waktu lagi untuk membanned sisanya yang sebanyak 9,7 juta publisher. Jadi itu cuma masalah waktu saja Mas Lentera, karena saat ini mungkin BELUM WAKTU nya mereka tergusur. Apakah mas tidak tahu berapa banyak jumlah blog copy paste yang kena gusur, jumlahnya sangat2 banyak. Cuma kan kita tidak pernah mendapatkan informasi mengenai itu selama ini, maka dari itu kita harus cari tahu.
    Punya Account GA dengan nama dan alamat yang sama, apalagi sampai 5 buah, kenapa tidak dilaporkan saja?? Bukan berarti kita sirik atau iri hati ya sama orang itu namun untuk hal spt itu adalah SEBUAH Pelanggaran, jadi ya kalau memang menemukan ya laporkan saja, begitu. Kan gimanapun hal tsb TIDAK BENAR dan Melanggar Ketentuan Sebagai Publisher.

    Percayalah Mas Lentera, jika Google mulai memberlakukan Aturan yang lebih ketat dengan melakukan Rush Banned besar-besaran, maka itu adalah KABAR BAIK untuk para BLOGGER ORISINIL yang kontennya 100% asli. Nah, jika ada publisher yang kena banned padahal kontennya berbahasa inggris dan 100% asli, maka harus mengirim surat ke ADMIN GOOGLE untuk mencari tahu mengapa bisa di banned. Sebab, bisa jadi karena faktor lainnya orang tersebut kena banned. JADI MAS, jangan pernah merasa diberlakukan Tidak Adil oleh pihak Google, termasuk anda yang pernah kena banned beberapa waktu lalu, padahal anda adalah pihak yang diundang. SEKALI lagi karena memang belum waktunya saja bagi mereka kena Razia Google.

    Salam

    • LenteraK

      Menarik bung Alkindi, komentar Anda layak jadi artikel. Artikel saya sebenarnya panjang, cuma demi ke-efektif-an saya hanya masukkan poin terpenting tanpa mengurangi makna, dan tentunya pembaca bisa lebih leluasa mengembangkan imajinasinya, seperti komentar Anda. Kelengkapan artikel telah ditambah, terima kasih.

  • Tongkonanku

    Mudah2an algoritma mesin pencari google lebih adil lagi dalam memberi reward kepada blog/web yg benar2 memiliki contents fresh, quality, dan Original. Sudah seharusnya konten yg berkualitas dan original menempati posisi pertama di SERP.

  • Kang Salman

    Alhamdulillah saya beruntung untuk beberapa hal. Semua berkat doa dan dukungan orang tua. thnaks Allah

    Artikel ini patut di apresiasi, high quality content, lentera kecil terlalu merendah :p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *