Belanja Online (belanja daring)

Belanja online (belanja daring) adalah suatu bentuk perdagangan menggunakan perangkat elektronik yang memungkinkan konsumen untuk membeli barang atau jasa dari penjual melalui internet. Nama lain kegiatan tersebut adalah: e-web-shop, e-shop, e-toko, toko internet, web-shop, web-store, toko online, toko online dan toko virtual.

Sebuah toko online membangkitkan pembelian produk atau jasa pada pengecer atau pusat perbelanjaan yang ini disebut dengan istilah belanja online business-to-consumer (B2C). Dalam proses lain di mana bisnis membeli dari bisnis lain, disebut belanja online business-to-business (B2B).

belanja online belanja daring

Saat ini belanja online sudah semakin canggih dengan adanya perdagangan via ponsel (m-commerce ). Telepon seluler telah dioptimalkan dengan sebuah aplikasi untuk membeli dari situs online.

Kesuksesan sebuah Ritel tidak lagi semua tentang fisik bangunan, ini terbukti dengan peningkatan pengecer yang menawarkan antarmuka toko online bagi konsumen. Dengan pertumbuhan belanja online, banyak peluang pasar baru untuk toko memenuhi permintaan pasar luar negeri dengan persyaratan layanan tertentu. Contoh perusahaan ritel online terbesar  adalah Alibaba, Amazon.com, eBay, GrantonWorld, dll.

Perkembangan Belanja Online (belanja daring)

Server World Wide Web (WWW) dan Browser, yang dibuat oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1990, dibuka untuk penggunaan komersial pada tahun 1991.  Iinovasi teknologi berikutnya muncul pada tahun 1994 dengan munculnya Netscape’s SSL standar enkripsi v2 untuk keamanan transfer data dibuat, maka online banking diterapkan. Dan Intershop pertama kali memakai sistem belanja online. Tidak ketinggalan Pizza Hut membuka toko pizza online.  Setelah itu  Amazon.com dan eBay meluncurkan situs belanja online di tahun 1995 .

Pelanggan Belanja Online

Pelanggan belanja online harus memiliki akses ke Internet untuk menemukan produk yang menarik dengan mengunjungi situs ritel online secara langsung atau dengan mencari alternatif dengan menggunakan mesin pencari belanja.

Setelah produk tertentu telah ditemukan di situs penjual, sebagian besar pengecer online menggunakan aplikasi keranjang belanja untuk memungkinkan konsumen untuk mengakumulasi beberapa item untuk menyesuaikan jumlah, seperti halnya mengisi fisik keranjang belanja atau keranjang di toko konvensional sebelum dibawa ke kasir.

Setelah itu sebuah proses “checkout” di mana pembayaran dan informasi pengiriman dikumpulkan. Beberapa toko online memungkinkan konsumen untuk mendaftar account online permanen sehingga semua informasi ini hanya perlu dimasukkan sekali. Konsumen sering menerima e-mail konfirmasi setelah transaksi selesai.

Pembeli online umumnya menggunakan kartu kredit atau PayPal untuk melakukan pembayaran. Namun, beberapa sistem memungkinkan pengguna untuk membuat account dan membayar dengan cara alternatif, seperti:

  • Penagihan ke ponsel dan sambungan telepon rumah
  • Cash on delivery (COD)
  • Kartu Debit
  • Debit langsung di beberapa negara
  • Uang elektronik dari berbagai jenis
  • Wesel pos
  • Wire transfer / pengiriman pembayaran
  • Bitcoin atau lainnya

Setelah pembayaran telah diterima, barang atau jasa dapat disampaikan dengan cara berikut:

  • Men-download / distribusi Digital : Metode yang sering digunakan untuk produk media digital seperti software, musik, film, atau gambar.
  • Mencetak (print out), pemberian kode atau e-mail untuk barang-barang tertentu seperti tiket, kupon atau kode. Biasanya dapat dilunasi pada kantor atau agen fisik untuk memverifikasi kelayakan mereka. Pembelian tiket secara online, popularitas layanan ini telah meningkat.
  • Drop pengiriman : Pesanan akan diteruskan ke pihak ketiga (jasa pengiriman) yang kemudian dikirim langsung ke konsumen, untuk menghemat waktu dan biaya.
  • Pengiriman langsung: Produk ini dikirim langsung oleh toko online ke alamat pelanggan yang telah ditentukan.
  • Pengambilan ditetapkan. Pelanggan bisa memilih toko yang terdekat dengan lokasi tempat tinggal untuk mengambil produk yang dipesan di toko online.

Keuntungan Belanja Online

  1. Pembeli tidak perlu datang langsung ke toko, mall, dan lain sebagainya. Cukup dengan mengakses website lewat internet untuk memilih barang yang dikehendaki
  2. Kapan dan di mana saja dapat memilih barang. Dari rumah, kantor, perjalanan, dll selama terdapat koneksi internet dalam waktu 24 jam.
  3. Pemilik Toko online dapat menekan biaya untuk fisik toko karena cukup memasarkan produknya melalui Internet
  4. Pemasaran produk bisa menjangkau seluruh dunia.

Kerugian Belanja Online

  1. Kualitas barang terkadang tidak sesuai dengan keinginan. Apa yang ditampilkan di website bisa berbeda dengan yang terima.
  2. Rentan aksi penipuan dimana banyak kasus ketika pembeli telah mengirim sejumlah uang yang disepakati, barang yang dibeli tidak dikirim
  3. Resiko barang rusak setelah diterima akibat pengiriman pihak ketiga. Meski bisa diganti memerlukan waktu lagi.
  4. Rentan aksi pemboboloan rekening karena pembayaran dilakukan melalui Internet
  5. Marak aksi spamming karena setelah pembeli melakukan registrasi, penjual cenderung selalu mengirimkan katalog online melalui email pembeli dan hal ini cukup mengganggu privasi masing-masing pembeli dan penjual

Rekomendasi Artikel

loading...
Comments
  1. “”yg jelas harus lebih waspada apabila membeli di toko online yg memang tidak memiliki fisik toko,garansi toko,dan tidak bisa melihat apakah barang itu asli atau rejekan..
    dan apabila yg sudah tertipu oleh org yg tidak bertanggung jawab bisa laporkan no rekening orang tersebut dan alamat toko onlinenya,,, “”
    salam
    http://wiramesinjahit.blogspot.com

  2. Tinggal regulasi dari pemerintah yang mengatur pajak utk ini.

ADD YOUR COMMENT